Home
Jika Biden Sebut Ottoman Genosida Armenia, Turki Balas AS? | Bupati Siak Hadiri Acara Gemar Berzakat Sekaligus Serahkan Zakat di Kampung Rawang Kao Barat | Optimalkan Pungutan Pajak Pusat dan Daerah, Pemkab Siak Kerjasama dengan DJP dan DJPK | Munarman Curiga Jozeph Paul Zhang Agen Proxy PKC | Serapan Belanja APBN di Riau Capai 24,41 Persen, Realisasi DAK Riau Minim | Rasidah Ajak Masyarakat untuk Saling Peduli dan Tolong Menolong dengan Kaum Dhuafa
Jum'at, 23 April 2021
/ Ekbis / 06:18:09 / Indonesia Ingin Kuasai 50 Persen Pasar Lobster Global /
Indonesia Ingin Kuasai 50 Persen Pasar Lobster Global
Minggu, 07 Maret 2021 - 06:18:09 WIB

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan Indonesia bisa menguasai 50 persen pasar lobster global di 2024 mendatang.

Guna mencapai target tersebut, pemerintah akan mendorong pengembangan produksi lobster dalam negeri.

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia KKP Sjarief Widjaja mengatakan pengembangan produksi lobster dimulai dari larangan ekspor benih lobster. Lewat larangan itu, benih lobster akan dibudidayakan dalam negeri hingga mencapai lobster skala konsumsi dengan berat 300 gram-500 gram.

Menurutnya, upaya itu bisa menggenjot produksi lobster dalam negeri dari saat ini sekitar 2.000 ton menjadi 22 ribu ton pada 2024 mendatang. Apabila Indonesia mampu memproduksi 22 ribu ton lobster, untuk kemudian diekspor maka Indonesia mampu menguasai 40 persen-50 persen pasar lobster global yang volumenya mencapai 51 ribu ton.

"Kami targetkan kalau benih kami tarik semuanya, maka kami bisa targetkan 22 ribu ton produksi lobster dengan benih yang ada. Sudah kami hitung semuanya nanti ada titik di Lombok dan sebagainya, ini kami bisa tarik jadi komoditas unggulan kita ke depan, 22 ribu ton, sehingga segmentasi pasar (global) bisa meraih kurang lebih 50 persen dari 51 ribu ton, 40 persen-50 persen," ujarnya dalam Rapat Kerja Nasional Hipmi 2021, Sabtu (6/3).

Rinciannya, KKP menargetkan produksi lobster mencapai 5.480 ton senilai US$123,1 juta pada tahun ini.

Selanjutnya, meningkat menjadi 10.880 ton senilai US$244,8 juta tahun depan dan 16.280 ton senilai US$366,4 juta di 2023. Hingga akhirnya, produksi lobster Tanah Air bisa mencapai 22.655 ton senilai US$509,8 juta di 2024.

Dengan asumsi, satu kilogram (Kg) lobster dibanderol Rp315 ribu.Untuk itu, kata dia, pemerintah akan menentukan sentra-sentra budi daya lobster dalam negeri, antara lain di Lombok Timur, Jawa Timur bagian selatan, Aceh, dan Jawa Barat bagian selatan.

Selain lobster, komoditas unggulan yang akan menjadi fokus lainnya adalah udang dan rumput laut. Ia menuturkan pemerintah akan menggenjot produksi udang menjadi 2 juta ton pada 2024 mendatang. Saat ini, produksinya sendiri baru mencapai 856 ribu ton.

"Caranya, kami mulai pilih tambak udang yang idle di Indonesia dimana kami jadikan kawasan tambak estate. Pemerintah masuk di sana infrastrukturnya, jalan produksi, irigasi, tandon sumber air, kami siapkan pakan, benih unggul, sedangkan sektor swasta bisa masuk sebagai pengelola," ujarnya.

Sementara itu, pemerintah juga akan mendorong industri pengolahan rumput laut. Pasalnya, Indonesia merupakan salah satu eksportir terbesar rumput laut yakni 195 ribu ton atau 25 persen dari pangsa pasar global.

Sayangnya, ekspor rumput laut masih dalam bentuk mentah. Ironisnya, Indonesia mengimpor olahan rumput laut sudah jadi seperti nori untuk kebutuhan makanan dalam negeri.

"Kita ekspor ke Jepang, lalu Jepang buat jadi nori kemudian kita impor nori. Semua Hokben, sushi segala macam semua pakai nori, kenapa tidak bikin sendiri," ucapnya.

CNN Indonesia


   
 
Ahli Ungkap Kerugian Makan Berlebih Selama Ramadhan
Senin, 19 April 2021 - 08:25

Doa Thalut Saat Perang dan Kunci Kemenangan Umat Islam
Senin, 19 April 2021 - 08:22

Gerai Lapak Pangker Resmi Kembali Difungsikan
Senin, 19 April 2021 - 08:10

Waspada Niat Jozeph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Sampai Sebut Allah Lagi Dikurung di Ka'bah
Senin, 19 April 2021 - 08:05

Mau Masuk Istana Peraduan Sultan Siak? Begini Skemanya
Senin, 19 April 2021 - 08:02

Tambah 330, Total Kasus Covid-19 di Riau Mencapai 38.876 Orang
Senin, 19 April 2021 - 07:59

Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2021, Satlantas Polres Siak Gelar Bakti Sosial
Sabtu, 17 April 2021 - 14:22

Bupati Siak Alfedri menyambut baik investasi yang akan dilakukan oleh PT Mitra Nusantara Shipyard(MN
Sabtu, 17 April 2021 - 14:11

16 Rumah Rusak dan Satu Bayi Tewas Akibat Puting Beliung di Inhil
Sabtu, 17 April 2021 - 14:03

Target Vaksinasi COVID-19 Untuk 8.500 Guru Pekanbaru Tuntas Bulan Juni
Sabtu, 17 April 2021 - 13:58

Meraih Keutamaan Di Bulan Ramadhan
Sabtu, 17 April 2021 - 13:53

Peduli Kaum Dhuafa dan Keluarga pra Sejahtera, TP PKK Siak Salurkan Sembako
Jumat, 16 April 2021 - 20:44

Bupati Siak Lantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Badan Permusyawaratan Kampung
Jumat, 16 April 2021 - 20:41

Penyelesaian Jalan Koridor Km 1- ke Km 7 dan Jalan Water Intek Lalang Harus Bertemu Pemilik RAPP
Kamis, 15 April 2021 - 14:30

Kasus Penggumpalan Darah, Denmark Setop Gunakan Vaksin AstraZeneca Sepenuhnya
Kamis, 15 April 2021 - 14:27

Jalan di Marpoyan Damai Pekanbaru Ditembok Pemilik Tanah, Warga Terpaksa Putar Balik
Kamis, 15 April 2021 - 14:25

Pemprov Gandeng Polda Riau Antisipasi Penimbunan Barang Jelang Lebaran
Kamis, 15 April 2021 - 14:23

Pemprov Riau Bentuk Tim Pansel untuk Pengisian Tiga Jabatan di Bank Riau Kepri
Kamis, 15 April 2021 - 14:19

Zona Merah, Rumah Ibadah di Dua RW di Pekanbaru Ditutup
Kamis, 15 April 2021 - 14:15

PKS-PPP Buka Wacana Koalisi Parpol Islam di Pilpres 2024
Kamis, 15 April 2021 - 14:13

Hasil Inspeksi BPOM: Proses Vaksin Nusantara Bermasalah
Kamis, 15 April 2021 - 14:10

Bupati Alfedri Ingin Manajemen PT BSP Tingkatkan Kinerja dan Performa Lebih Baik
Rabu, 14 April 2021 - 16:16

Tekan angka Stunting, Pemkab Siak Gelar Rembuk Stunting tingkat Kabupaten Siak
Rabu, 14 April 2021 - 16:14

Rumah Yatim Riau Bagikan Hidangan Buka Puasa untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Rabu, 14 April 2021 - 16:11

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com