Home
Nelson Angkat Bertekad Pertahankan Predikat A Pengadilan Negeri Pelalawan | Begini Lho Cara Tepat Memperlakukan Wajah Berjerawat | Pemko Diminta Klarifikasi Kelangkaan Garam di Pekanbaru | Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia | Erick Thohir Minta Buklet SEA Games Segera Diganti | 30 Kepala Suku Papua Ikuti Manasik Haji
Senin, 21 08 2017
/ SainsTech / 10:53:54 / Israel Punya Nuklir, Kenapa Iran Tidak Boleh? /
Israel Punya Nuklir, Kenapa Iran Tidak Boleh?
Kamis, 27 September 2012 - 10:53:54 WIB

Tuduhan atas Iran yang dikatakan tengah membuat senjata nuklir dilayangkan bertubi-tubi oleh rezim zionis Israel. Puncaknya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengancam akan membombardir Iran jika negara tersebut tetap bergeming atas tuntutan AS dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Menanggapi tuduhan ini, Iran tetap pada posisinya. Presiden Mahmoud Ahmadinejad dalam berbagai kesempatan di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB pekan ini di New York, Amerika Serikat, bersikeras nuklir Iran untuk tujuan damai, bukan senjata.

"Iran dianugerahi kekayaan alam berupa uranium. Ini hak kami yang sah untuk menggunakannya," kata Ahmadinejad, dilansir Christian Science Monitor Selasa pekan ini pada sebuah acara makan malam dengan para akademisi di New York.

Soal nuklir, Ahmadinejad mengatakan bahwa IAEA dan Amerika Serikat telah menerapkan standar ganda. Selama ini, Iran telah kooperatif saat IAEA berkunjung memantau fasilitas nuklirnya. Hanya saja, kecurigaan IAEA muncul saat Iran tidak mengizinkan pemantau mereka memasuki fasilitas nuklir di Parchin.

"IAEA membuat permintaan yang ilegal dan daftar permintaan mereka bertambah banyak saja," alasan Ahmadinejad.

Tapi IAEA diam saja saat pemerintah zionis melarang mereka memasuki wilayah Israel yang diyakini berdiri fasilitas nuklir. Padahal sejak 25 tahun lalu, telah berkembang dugaan bahwa Israel tengah mengembangkan senjata nuklir di kota Dimona yang terletak di tengah-tengah Gurun Negev.

CNN dalam sebuah tayangannya, Rabu 26 September 2012, mengatakan dugaan ini dibuktikan oleh foto dan dokumentasi yang dibocorkan oleh Mordechai Vanunu, salah seorang teknisi di instalasi nuklir Dimona di harian Sunday Times, 5 Oktober 1986.

Menanggapi berita kepemilikan senjata nuklir, Israel menolak berkomentar - tidak membantah dan tidak mengiyakan. Para peneliti memperkirakan Israel telah memiliki lebih dari 200 hulu ledak nuklir.

Akibat informasi ini, Vanunu diculik Mossad dari persembunyiannya di Roma dan dihukum penjara selama 18 tahun.

Israel juga bukanlah salah satu negara penandatangan Traktat Non-Proliferasi Nuklir yang mengatur larangan pembuatan senjata nuklir. Selain Israel, yang menolak menandatangani traktat ini adalah India, Pakistan dan Korea Utara.

Berbeda "Bahasa"

Lalu, apa bedanya dengan Iran? Perdana Menteri Benjami Netanyahu dalam wawancara dengan CNN menegaskan bahwa perbedaannya adalah dari "bahasa".

"Kami tidak pernah mengancam membunuh, memusnahkan negara dan bangsa lain. Tapi kami terancam dengan ancaman tersebut," kata Netanyahu.

Sebelumnya, Ahmadinejad memang mengancam akan memusnahkan Israel. Bahkan, pemimpin Garda Revolusi Iran Mohamed Ali Jafari mengatakan bahwa Israel akan rata dengan tanah jika perang dengan negaranya. Namun, ancaman ini diberikan setelah Israel terlebih dulu mengancam menyerang Iran.

"Negara zionis [Ahmadinejad menolak menyebut 'Israel'] ingin memprovokasi dan membuat suasana semakin tegang, yang akhirnya malah membuat mereka terpojok. Dunia harus mengutuk rezim yang mengancam mengebom Iran. Apakah pemerintah Barat bisa mengendalikan zionis ini?" kata Ahmadinejad.

Sementara itu Amerika Serikat -sekutu Israel- hanya geleng kepala melihat kenekatan Israel. Presiden Barack Obama menegaskan bahwa mereka tetap memilih jalan diplomasi dan agresi militer bukanlah salah satu opsi saat ini. (viv/zk)

   
 
Akhir Agustus, Golkar Putuskan Calon untuk Pilkada 2018
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:25

Sopir Truk Rekam Oknum Pungli, Kapolri: Polisi Memeras Kena Pidana
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:17

Bendera Indonesia Terbalik, #ShameOnYouMalaysia Jadi Trending Topic
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:15

Chelsea Perlu Bangun Pondasi Tim yang Kuat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:10

Yasonna Yakin Napi Teroris Yang Dapat Remisi Sudah Taubat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:05

Stafsus Presiden: Tidak Ada Salahnya Pertukaran Budaya Dengan Tiongkok
Minggu, 20 Agustus 2017 - 06:00

Israel Tembak Mati Remaja Palestina di Tepi Barat
Minggu, 20 Agustus 2017 - 05:56

PSPS Amankan Tiga Poin Krusial
Minggu, 20 Agustus 2017 - 05:49

Alasan di Balik Perceraian Caisar dan Indadari
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:54

Kredit Mobil 10 Tahun, Untung Apa Buntung
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:46

Toyota Beberkan Keunggulan Penggerak Roda Belakang
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:39

Wow! Peneliti Pastikan Cadangan Air Es di Planet Mars Ada, Nih Penjelasannya!
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:26

Golkar Yakin Jokowi Menang 65%, PKB: Terlalu Pagi Ngomong Pilpres
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:18

Ini Alasan Din Syamsuddin Dukung Deddy Mizwar Jadi Cagub Jabar
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:13

Dicerai Caisar, Indadari Tunggu Pertanggungjawaban di Akhirat
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:02

Bupati Inhil Resmikan e-Bilik Sekaligus Pimpin Rapat Bersama Insan Pers
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 19:48

Bupati Inhil Ajak Sukseskan Festival Kelapa Internasional
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 19:47

LIPI Imbau Nelayan Maninjau Musnahkan Ikan Predator
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:18

Lima Smartphone Terlaris di Kuartal 2 Tahun Ini
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:15

PBB Verifikasi 16.056 Nama Pulau Milik Indonesia
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:13

Setelah Pensiun dari MotoGP, Rossi Bakal Jajal Balapan Ini
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:10

Belum Teken Kontrak Barunya, Messi Segera Ikuti Jejak Neymar?
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:09

Syahrini Bakal Diperiksa Bareskrim Soal Kasus First Travel
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:06

Mantan Penasehat KPK: Pak Jokowi Layak Digelari Pahlawan Penghutang
Sabtu, 19 Agustus 2017 - 18:01

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com