Home
Diduga Dirampok, Ibu dan Anak di Kuansing Ditemukan Tewas Bersimbah Darah | Kuat Dorongan dari Warga, Herman Lubis Kembali Mencalonkan Diri | IPPI Riau Pertanyakan Urgensi Pj. Bupati Kampar dan Rombongan Kunjungan ke Malaysia | Zulfahmi Spd.I Kembali Pimpin Organisasi AWIKS Priode 2022 - 2027 | Kejari Rohul Gelar Perkara Dugaan Penyimpangan Tanah Kas Desa Kepenuhan Raya | Diduga Rugi Miliaran Rupiah, YBN Laporkan  BUMDEs Sumber Makmur Ke Kejari Rohul
Kamis, 29 09 2022
/ Nasional / 12:04:26 / Ijtima Ulama III Dilarang, Germas PMKRI: Pemerintah Kok Makin Aneh /
Ijtima Ulama III Dilarang, Germas PMKRI: Pemerintah Kok Makin Aneh
Minggu, 28 April 2019 - 12:04:26 WIB

TERKAIT:
   
 

JAKARTA - Pemerintah diminta mematuhi prinsip demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan setiap individu atau masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasinya. Entah dengan bentuk apapun, asalkan masih dalam koridor aturan dan hukum yang berlaku.

Ketua Gerakan Masyarakat Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (Germas PMKRI) Rinto Namang menangkap kesan penguasa yakni pemerintah kini semakin tak demokratis. Soalnya, ulama yang hendak menggelar Ijtima III pun hendak dilarang-larang dilakukan.

"Ijtima ulama, aksi turun ke jalan, atau apapun bentuknya, sejauh itu berkumpul untuk menyatakan pendapat adalah sah dalam demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan setiap individu sebagai warga Negara," tutur Rinto.

Dia menyikapi pernyataan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko yang hendak menghentikan Ijtima Ulama III.

Rinto menegaskan, gerakan berkumpul dan menyatakan pendapat dalam negara demokrasi itu sah dan dijamin UUD 1945 Pasal 28. Negara, dalam hal ini pemerintah, tidak boleh melarang setiap warga negara untuk berkumpul dan menyatakan pendapat.

Justru sebaliknya, kata dia, negara melindungi hak-hak tersebut agar tidak dikurangi dan diintimidasi oleh pihak manapun.

Karena itu, Rinto berharap meskipun semua unsur di Kantor Presiden saat ini adalah bagian dari pemenangan pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01, bukan berarti apa yang disampaikan Moeldoko itu harus diamini.

Sebab, menurut Rinto, jelas sekali pernyataan Moeldoko itu justru antidemokrasi dan menunjukkan arogansi maupun sikap otoriter kepada masyarakat.

"Saya kira pernyataan Kepala Staf Kepresidenan adalah suatu pernyataan yang bertentangan dengan UUD 1945. Itu juga bertentangan dengan hak dan kebebasan warga negara. Karena itu, atas nama demokrasi, Saudara Moeldoko harus mundur dari jabatannya itu," tutupnya.

Moeldokobaru-baru ini merepon adanya wacana Ijtima Ulama III atas hasil Pemilu 2019. Moeldoko meminta sebaiknya Ijtima Ulama III tidak dilakukan dan harus dihentikan.

Sebagai catatan, Ijtima Ulama III rencananya digelar untuk menetapkan sikap bersama dalam menyikapi kecurangan-kecurangan yang ada dalam Pemilu 2019.

"Persoalan kecurangan selalu diembuskan. TSM ya, terstruktur, sistematis, masif, ada satu lagi mungkin (yang kurang), luar biasa. Jadi menurut saya ini sebuah upaya yang harus kita hentikan, tak boleh kita menjustifikasi sebuah persoalan yang belum tuntas," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (26/4) lalu.

Moeldoko mengatakan, ketimbang menggelar Ijtima Ulama, lebih baik persoalan adanya dugaan kecurangan dalam pemilu 2019 diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kalau pun ada kekurangan yang dilakukan atau tidak sengaja dilakukan KPU dengan segala keterbatasannya, selesaikan saja dengan cara-cara konstitusional. Bukan dengan Ijtima, itu apa urusannya? Urusan politik kok dicampuradukkan, enggak karu-karuan, sehingga membingungkan masyarakat?” cetus Moeldoko. [Rmol]


   
Riau Kirim Dua Perwakilan Pemuda ke Tingkat Nasional 2022
Selasa, 27 September 2022 - 05:45

Lokasi Penyulingan Elpiji Bersubsidi Digrebek Polda Riau, Pelaku Raup Keuntungan Rp500 juta
Selasa, 27 September 2022 - 05:38

Mahasiswa PCR Sukses Membuat Motor Listrik ala Jap Style
Senin, 26 September 2022 - 20:16

PSPS Riau Ganti Kursi Stadion Utama, Diperkirakan Capai Rp289 Juta
Senin, 26 September 2022 - 20:12

Dirjen PHU Kemenag RI: Saat Ini Sedang Dilakukan Mitigasi Pelaksanaan Haji Tahun Depan
Senin, 26 September 2022 - 20:05

Iven Sumatera Cup Prix Harap Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Siak
Senin, 26 September 2022 - 09:56

Hadiri Milad ke - 4 KBRC Siak, Alfedri: Semoga Makin Kompak
Senin, 26 September 2022 - 09:53

Kelompok Islam: Identitas Muslim Kashmir Dirusak oleh Pemerintah India
Senin, 26 September 2022 - 06:06

Perekonomian Indonesia Tumbuh Optimis pada Kuartal II 2022
Senin, 26 September 2022 - 05:59

Tiga Pelajar di Bengkalis Perkosa Gadis di Bawah Umur
Senin, 26 September 2022 - 05:55

Oknum Polwan di Pekanbaru Menjadi Tersangka Penganiayaan
Senin, 26 September 2022 - 05:49

Ferryandi Secara Resmi Tutup Turnamen Futsal Pemuda GAS CUP
Senin, 26 September 2022 - 05:44

Bupati Siak Buka Balap Sumatera Cupprix 2022 di Kabupaten Siak
Senin, 26 September 2022 - 05:37

5 Cara Resign yang Salah, Harus Dihindari!
Minggu, 25 September 2022 - 07:06

Cara Buka Dua Akun Whatsapp Sekaligus di Laptop
Minggu, 25 September 2022 - 06:59

Kemenkominfo dan Polda Riau Latih Bhabinkamtibmas Cakap Digital
Minggu, 25 September 2022 - 06:55

Satgas PPKS Unri Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual oleh Gubernur BEM Fisip
Minggu, 25 September 2022 - 06:49

SK Sudah Diterima, Pemko Pekanbaru Segera Buka Seleksi 377 Formasi PPPK
Minggu, 25 September 2022 - 06:45

Ratusan Warga Pekanbaru Antusias Kunjungi Pameran Bonsai
Minggu, 25 September 2022 - 06:39

Tak Restui Hubungan Asmara Adiknya, Polwan di Pekanbaru Aniaya Wanita
Minggu, 25 September 2022 - 06:31

Kendalikan Harga, Bulog Riau-Kepri Sebar 11.000 Ton Lebih Beras ke Pasar
Minggu, 25 September 2022 - 06:27

Bupati Harap Festival Menongkah Masuk Iven Tahunan Inhil
Minggu, 25 September 2022 - 06:23

Buka Sosialisasi P4GN Bupati Alfedri Terus Ingatkan Pelajar Bahaya Narkoba
Sabtu, 24 September 2022 - 09:45

Setiap Jum'at Bujang Kampung Mampu Tangani 500 Pengurusan
Sabtu, 24 September 2022 - 09:41

Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com