Home
Harga Karet di Tingkat Pabrik Stagnan, di Tingkat Petani Ada yang Naik | Kecelakaan Maut di Tol Permai Kembali Tewaskan Pengemudi | Hadir Diacara Muskam, Wabup Husni Sebut BUMkam Seminai Jaya Terbaik di Kabupaten Siak. | Dilantik Bupati H Sukiman, Kades Muara Jaya Akan Menangkan Hati Masyarakat | Goyang-goyang Mobil saat Isi Bensin, Adakah Fungsinya? | Minyak Goreng Murah Mulai Langka di Pekanbaru, Disperindag Diminta Telusuri
Kamis, 27 Januari 2022
/ Nasional / 12:04:26 / Ijtima Ulama III Dilarang, Germas PMKRI: Pemerintah Kok Makin Aneh /
Ijtima Ulama III Dilarang, Germas PMKRI: Pemerintah Kok Makin Aneh
Minggu, 28 April 2019 - 12:04:26 WIB

JAKARTA - Pemerintah diminta mematuhi prinsip demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan setiap individu atau masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasinya. Entah dengan bentuk apapun, asalkan masih dalam koridor aturan dan hukum yang berlaku.

Ketua Gerakan Masyarakat Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (Germas PMKRI) Rinto Namang menangkap kesan penguasa yakni pemerintah kini semakin tak demokratis. Soalnya, ulama yang hendak menggelar Ijtima III pun hendak dilarang-larang dilakukan.

"Ijtima ulama, aksi turun ke jalan, atau apapun bentuknya, sejauh itu berkumpul untuk menyatakan pendapat adalah sah dalam demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan setiap individu sebagai warga Negara," tutur Rinto.

Dia menyikapi pernyataan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko yang hendak menghentikan Ijtima Ulama III.

Rinto menegaskan, gerakan berkumpul dan menyatakan pendapat dalam negara demokrasi itu sah dan dijamin UUD 1945 Pasal 28. Negara, dalam hal ini pemerintah, tidak boleh melarang setiap warga negara untuk berkumpul dan menyatakan pendapat.

Justru sebaliknya, kata dia, negara melindungi hak-hak tersebut agar tidak dikurangi dan diintimidasi oleh pihak manapun.

Karena itu, Rinto berharap meskipun semua unsur di Kantor Presiden saat ini adalah bagian dari pemenangan pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01, bukan berarti apa yang disampaikan Moeldoko itu harus diamini.

Sebab, menurut Rinto, jelas sekali pernyataan Moeldoko itu justru antidemokrasi dan menunjukkan arogansi maupun sikap otoriter kepada masyarakat.

"Saya kira pernyataan Kepala Staf Kepresidenan adalah suatu pernyataan yang bertentangan dengan UUD 1945. Itu juga bertentangan dengan hak dan kebebasan warga negara. Karena itu, atas nama demokrasi, Saudara Moeldoko harus mundur dari jabatannya itu," tutupnya.

Moeldokobaru-baru ini merepon adanya wacana Ijtima Ulama III atas hasil Pemilu 2019. Moeldoko meminta sebaiknya Ijtima Ulama III tidak dilakukan dan harus dihentikan.

Sebagai catatan, Ijtima Ulama III rencananya digelar untuk menetapkan sikap bersama dalam menyikapi kecurangan-kecurangan yang ada dalam Pemilu 2019.

"Persoalan kecurangan selalu diembuskan. TSM ya, terstruktur, sistematis, masif, ada satu lagi mungkin (yang kurang), luar biasa. Jadi menurut saya ini sebuah upaya yang harus kita hentikan, tak boleh kita menjustifikasi sebuah persoalan yang belum tuntas," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (26/4) lalu.

Moeldoko mengatakan, ketimbang menggelar Ijtima Ulama, lebih baik persoalan adanya dugaan kecurangan dalam pemilu 2019 diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kalau pun ada kekurangan yang dilakukan atau tidak sengaja dilakukan KPU dengan segala keterbatasannya, selesaikan saja dengan cara-cara konstitusional. Bukan dengan Ijtima, itu apa urusannya? Urusan politik kok dicampuradukkan, enggak karu-karuan, sehingga membingungkan masyarakat?” cetus Moeldoko. [Rmol]


   
 
Mantab, 1.500 Guru Bantu di Riau Jadi Peserta Program BPJS Ketenagakerjaan
Senin, 24 Januari 2022 - 05:56

Wakil Bupati Hadiri Peringatan Harlah ke-96 NU PCNU Kabupaten Siak
Senin, 24 Januari 2022 - 05:46

Tiga Hari Diintai, Pelaku TP Narkotika, Berhasil Diringkus Personil Sat Res Narkoba Polres Rohul
Senin, 24 Januari 2022 - 05:43

Sejarawan UGM Tak Setuju Nama Ibu Kota Negara Nusantara, Ini Alasannya
Sabtu, 22 Januari 2022 - 16:11

Warga Tanjung Kapal Berharap Pemkab Bengkalis Bangunkan Kembali Pelabuhan untuk Mereka
Sabtu, 22 Januari 2022 - 16:00

Wakik Bupati Pelalawan Hadiri Monitoring, Evaluasi Program dan Kegiatan Strategis Provinsi Riau
Sabtu, 22 Januari 2022 - 14:59

Gubernur DKI Anies Baswedan Nilai Belum Waktunya Deklarasi Capres
Sabtu, 22 Januari 2022 - 13:40

Dorong Pembelajaran Tatap Muka, Mendagri Tinjau Vaksinasi Anak di Pekanbaru
Jumat, 21 Januari 2022 - 14:55

PT Pupuk Indonesia Dukung Polisi Ungkap Penyalahgunaan Pupuk Subsidi
Jumat, 21 Januari 2022 - 14:49

Lima Tewas dan Puluhan Luka Dihajar Truk Tronton di Turunan Rapak Balikpapan
Jumat, 21 Januari 2022 - 14:46

Wabup Husni Hadiri Pertemuan Bersama Anggota LTKL di Jakarta
Jumat, 21 Januari 2022 - 14:33

Bupati Siak Menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda S1 STAI Sultan Syarif Hasyim Siak
Jumat, 21 Januari 2022 - 14:30

Tagar #SavePakSuharhoyo Menggema di Youtube
Jumat, 21 Januari 2022 - 14:21

Dipindahkan ke Sialang Bungkuk, JPU Kejari Rohul Periksa Kesehatan 7 Tersangka Kasus Korupsi
Jumat, 21 Januari 2022 - 14:16

Sekretariat DPRD Riau Dituding Ancam Wartawan
Kamis, 20 Januari 2022 - 19:32

Tingkatkan Karakter Humanis, Polres Rohul Selenggarakan Binrohtal di Mushola Mako Polres Rohul
Kamis, 20 Januari 2022 - 19:28

Tak Perlu Takut Pegang Jabatan Apapun, Kajari Minta ASN Kuansing Jaga Integritas Diri
Kamis, 20 Januari 2022 - 19:20

Minyak Goreng Murah Baru Berlaku untuk Ritel, Pasar Tradisional Pekan Depan
Rabu, 19 Januari 2022 - 20:19

Pemprov Riau Bakal Bangun Menara 12 Lantai dengan Skybridge
Rabu, 19 Januari 2022 - 20:16

Jaksa Minta Penyidik Lengkapi Berkas Kasus Cabul Anak Anggota DPRD Pekanbaru
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:58

Tiga Korban Kapal Tenggelam di Selat Morong Diinfokan Selamat, Nahkoda Dilaporkan Asyik Beli Rokok
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:51

Bawa Sabu 17 kg, Ribut Paidi Divonis Seumur Hidup di Dumai
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:48

Bupati Pelalawan Hadiri Launcing Tahun Kesehatian HKBP Distrik XXII Riau
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:42

Infonya Sering Transaksi Narkoba Jenis Sabu, Pria Ini Dikarengkeng Personil Satres Narkoba Polres Ro
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:38

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com