Home
Baznas Siak Bersama Dinas Sosial Tandatangani MoU Bidang Sosial | Lima BUMD dan Kejari Siak Tandatangani MoU Bantuan Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara | Bisa Gunakan APBN, Pasar Cik Puan Tetap Pakai Pihak Ketiga? | Mabes Polri Pastikan Penindakan Premanisme dan Pungli Dilakukan di Seluruh Indonesia | Viral, Bocah Bergelantungan di Atas Sungai Usai Sekolah, Ini yang Dilakukan Bupati Kampar | Bupati Alfedri Targetkan Pengurangan Limbah Sampah 30 Persen Tahun 2025
Sabtu, 12 Juni 2021
/ Ekbis / 09:07:40 / Daftar Lengkap Sembako yang Bakal Kena PPN 12 Persen /
Daftar Lengkap Sembako yang Bakal Kena PPN 12 Persen
Kamis, 10 Juni 2021 - 09:07:40 WIB

JAKARTA - Bahan makanan atau sembako berupa beras hingga telur bakal dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Rencana ini dirumuskan dalam RUU Ketentuan Umum Perpajakan, yang di dalamnya ada tiga opsi tarif pengenaan PPn salah satunya pada barang kebutuhan pokok.

Tarif PPN umum diusulkan sebesar 12%. Kemudian dikenakan tarif rendah sesuai dengan skema multitarif yakni sebesar 5% yang dilegalisasi melalui penerbitan Peraturan Pemerintah. Selanjutnya menggunakan tarif PPN final sebesar 1%.

Pemerintah menggarisbawahi, penerapan tarif PPN final menjadi alternatif untuk memudahkan pengusaha kecil dan menengah. Adapun, batasan omzet pengusaha kena pajak saat ini sebesar Rp4,8 miliar per tahun.

Rencana pengenaan PPN terhadap bahan pokok merupakan pertama kalinya dilakukan pemerintah. Dalam Pasal 4A ayat 2 huruf b UU No. 42/2009 tentang Perubahan Ketiga Atas UU No. 8/1983 tentang PPN Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah, pemerintah telah menetapkan 11 bahan pokok yang tidak dikenakan PPN.

Dengan demikian, barang kebutuhan pokok tidak terbatas pada 11 jenis saja. Sembako itu adalah beras, gabah, jagung, sagu, kedelai, garam, daging, telur, susu, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Demikian dikutip dari Solopos, Kamis (10/6/2021).

Rencana pajak sembako ini pun menuai komentar dari berbagai pihak. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyebut rencana pemerintah untuk menjadikan bahan pokok sebagai objek pajak sebagai sebuah langkah panik.

“Ini langkah panik pemerintah melihat utang yang menggunung dan pemerimaan pajak yang menurun. Mestinya di masa pandemi pemerintah bisa bekerja lebih cerdas tidak dengan menaikkan pajak, apalagi terhadap kebutuhan pokok, tapi memperkuat industrialisasi dengan menggunakan energi terbarukan,” cuitnya melalui akun Twitter @MardaniAliSera.

Lebih lanjut, dia menilai rencana tersebut merupakan dampak dari investasi yang tidak startegis pada infrastruktur yakni tidak didukung dengan pembangunan zona industri dan memperkuat inovasi teknologi.

“Sekali lagi ini langkah panik yang bisa makin membenamkan ekonomi Indonesia,” cuitnya kemudian.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengatakan, wacana tersebut tengah digodok dengan meminta masukan dari banyak pihak.

“Tapi kok sembako dipajaki? Pemerintah kalap butuh duit ya?Kembali ke awal, nggak ada yg tak butuh uang, apalagi akibat hantaman pandemi. Tapi dipastikan pemerintah tak akan membabi buta. Konyol kalau pemulihan ekonomi yg diperjuangkan mati2an justru dibunuh sendiri. Mustahil!” cuitnya melalui akun Twitternya.

Lebih lanjut, mantan Direktur Eksekutif CITA itu juga menyampaikan bahwa upaya optimalisasi penerimaan pajak tersebut juga menjadi fokus negara-negara lain yang juga perekonomiannya terdampak buruk pandemi Covid-19.

Prastowo menyebut setidaknya 15 negara yang menyesuaikan skema tarif PPN untuk membiayai penanganan pagebluk. Bahkan, sambungnya, Amerika Serikat dan Inggris sebagai dua negara yang juga berencana menaikkan tarif PPN untuk sustainibilitas.

“Kita lakukan kajian dan benchmarking. Belajar dari pengalaman dan tren negara lain. Yang gagal ditinggal, yang baik dipetik. Ini ringkasan datanya: 24 negara tarif PPN-nya di atas 20%, 104 negara 11-20%, selebihnya beragam 10% ke bawah. Lalu Indonesia bagaimana melihat ini?” cuitnya kemudian.

.okezone.com


   
 
Agar Tetap Ada Pemberangkatan Calon Haji Indonesia Tahun 2021, HNW Desak Jokowi Lobi Raja Saudi
Jumat, 04 Juni 2021 - 20:26

Infotorial Dinas Kominfo Kabupaten Siak
Disdukcapil Siak Rekam dan Cetak E-KTP di Rumah Warga yang Berkebutuhan Khusus
Jumat, 04 Juni 2021 - 20:23

MUI Minta Masyarakat untuk Bersabar dan Tunggu Waktu Soal Haji
Kamis, 03 Juni 2021 - 20:35

Pemerintah Luncurkan Panduan Pembelajaran PAUD Hingga Pendidikan Menengah di Masa Pandemi
Kamis, 03 Juni 2021 - 20:28

Harga Karet Tingkat Pabrik di Riau Naik, Ini daftar Harganya
Kamis, 03 Juni 2021 - 20:26

Infotorial Dinas Kominfo Kabupaten Siak
Sekda Siak Positif Covid-19, "Sekarang Saya Work From Home"
Kamis, 03 Juni 2021 - 20:23

Infotorial Dinas Kominfo Kabupaten Siak
Bupati Ikuti Paripurna Tanggapan Pemerintah Terhadap Pandangan Umum Fraksi Soal LKPj Siak 2020
Kamis, 03 Juni 2021 - 20:15

Soal Kebun di Kawasan Hutan, Bupati Zukri: Harus Ada Pendataan Akurat dan Kepastian Hukum
Kamis, 03 Juni 2021 - 20:06

Mahasiswa Desak Jaksa Periksa Gubernur Riau
Rabu, 02 Juni 2021 - 20:24

Penyintas Covid-19 Diimbau untuk Donorkan Plasma Konvalesennya
Rabu, 02 Juni 2021 - 20:22

Turun Sedikit, Sepekan ke Depan Harga Sawit di Riau Rp2.527 Perkilogram
Rabu, 02 Juni 2021 - 20:19

Bupati H.Zukri Berhasil Turunkan Covid-19 Dari Zona Merah Ke Zona Orange.
Rabu, 02 Juni 2021 - 20:11

Infotorial Dinas Kominfo Kabupaten Siak
Bupati Siak Pimpin Razia Prokes, Puluhan Pengunjung Kafe di Kandis Terjaring , 1 Positif Covid-19
Rabu, 02 Juni 2021 - 20:09

Infotorial Dinas Kominfo Kabupaten Siak
Bupati Siak Keluarkan Surat Edaran PPKM Mikro, Berakhir Jika Sudah Zona Kuning
Rabu, 02 Juni 2021 - 20:07

Pejabat Utama Polda Riau Kunjungi Lokasi Vaksinasi Serta Pos PPKM Di Kabupaten Siak.
Senin, 31 Mei 2021 - 08:11

Edo Yulihendri Dipercaya Pimpin KBPPAL Riau
KBPPAL Diharapkan Jadi Rumah yang Nyaman Bagi Anak-anak Angkatan Laut
Senin, 31 Mei 2021 - 08:05

Serius Penurunan Covid-19, Bupati H.Zukri Terus Pantau Perkembangan
Senin, 31 Mei 2021 - 08:00

Satgas Covid-19 Sasar Sejumlah Kafe dan Restauran di Perawang
Senin, 31 Mei 2021 - 07:57

Infotorial Dinas Kominfo Kabupaten Siak
Bupati dan Kapolres Siak Pimpin Random Rapid Test Kepada Masyarakat Di Kecamatan Tualang
Senin, 31 Mei 2021 - 07:52

Infotorial Dinas Kominfo Kabupaten Siak
37 Kampung di Siak Ikut Pemilihan Kepala Kampung Serentak
Jumat, 28 Mei 2021 - 08:56

Pembatasan Kerumunan di Riau Dinilai Dilakukan Setengah Hati
Jumat, 28 Mei 2021 - 06:44

Dugaan Mafia Tanah Proyek Tol Pekanbaru-Padang, Ini Tanggapan DPRD Riau
Jumat, 28 Mei 2021 - 06:42

Mewujudkan Pelalawan Maju 2026
Mou Bersama LPP RRI, Kadiskominfo Harapkan Menjadi Inovasi Baru Penyebarluasan Informasi
Jumat, 28 Mei 2021 - 06:32

Tuntut Hak Dumai di Blok Rokan, Tim Perjuangan Segera Temui DPR RI dan Menteri ESDM
Jumat, 28 Mei 2021 - 06:28

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com