Home
Kawasan Agus Salim Mulai Senin Ditata, Pedagang Sayur Pagi dan Kuliner Sore | Kaum Muda Bergerak Pulihkan Lingkungan Hidup | Begini Cara Pemkab Pelalawan Antisipasi Banjir 2022 | Din Syamsuddin Puji Putin yang Simpatik terhadap Islam | Jadi Pembicara di Forum SKK Migas Rasidah Alfedri "Atasi Stunting Perlu Kerjasama Semua Pihak" | KAMI Desak Pemerintah Hentikan Proses Hukum Jumhur-Anton dan Rehabilitasi Nama Syahga
Senin, 29 November 2021
/ Ekbis / 21:34:03 / Solar Subsidi Langka, Orang Kaya di Pekanbaru Disuruh Pakai Dexlite /
Solar Subsidi Langka, Orang Kaya di Pekanbaru Disuruh Pakai Dexlite
Jumat, 15 Oktober 2021 - 21:34:03 WIB

 PEKANBARU - PT Pertamina (Persero) mengimbau masyarakat mampu pengguna kendaraan mesin diesel yang ada di Kota Pekanbaru untuk menggunakan bahan bakar jenis solar non subsidi yakni Dexlite dan juga Pertamina Dex.

Manager Communication, Relations, & CSR Regional Sumbagut, Taufikurachman mengatakan untuk kendaraan angkutan umum, barang dan logistik dan kendaaran lainnya yang diatur pada lampiran perpres 191/2014 merupakan konsumen yang berhak dapat solar bersubsidi.

"Himbauan kami agar masyarakat mampu bisa beralih ke produk BBM Dexlite dan Pertamina Dex sehingga kebutuhan biosolar sesuai peruntukan. Sehingga solar bisa disalurkan untuk provinsi Riau sampai 31 Desember 2021," ujar Manager Communication, Relations, & CSR Regional Sumbagut, Taufikurachman, Jumat (15/10/2021).

Ia mengatakan berdasarkan data hingga Rabu (13/10/2021) kemarin, untuk sisa kuota solar di Provinsi Riau hanya tinggal 168.142 Kilo Liter (kl).

"Untuk tahun 2021 ini Riau mendapatkan kuota 776.860 kl. Realisasi 1 januari hingga 13 Oktober itu sudah mencapai 608.718 kl. Jadi memang sekarang ini hanya tersisa 168.142 kl saja," Cakapnya.

Dikatakan Taufik, untuk kuota BPH Migas tahun 2021 ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jadi BBM bersubsidi tersebut dibagikan langsung kepada SPBU, bukan ke Kabupaten/Kota. Jadi untuk kuota, habisnya tentu akan berfariatif di masing - masing SPBU.

"Kalau kita hitung secara umum untuk provinsi Riau, ada kota kabupaten yang penyaluran solarnya hanya sampai minggu ke 1 Des 2021, ada di minggu ke 2 Des 2021 atau juga ada yang sampai minggu ke 4 Desember 2021. Jadi memang variatif, tergantung SPBU nya," sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, PT Pertamina (Persero) menyatakan untuk tahun ini kuota biosolar di Provinsi Riau berpotensi over hingga 7 persen.

Informasi ini disampaikan oleh Area Sales Manager Pertamina Provinsi Riau, Wira Pratama kepada CAKAPLAH.com, Rabu (13/10/2021) usai melakukan pertemuan dengan Stakeholder Riau, DPRD Riau, Kepolisian dan juga Hiswana Migas.

Ia mengatakan hingga September kemarin, untuk wilayah Riau, penyaluran biosolar persentasenya sudah mencapai 77 persen.

"Di periode Oktober ini memang ada peningkatan. Kami melaporkan bahwa ada potensi over di wilayah Riau untuk konsumsi biosolar ini. Jadi dalam momentum pertemuan tadi, kami diskusi dengan stakeholder seperti dari ESDM dan juga kepolisian bahwa di Riau ini ada potensi over kuota untuk biosolar sampai dengan akhir tahun," ujar Wira, Rabu (13/10/2021).

Ia menjelaskan jika tidak dilakukan penyesuaian penyaluran, maka bisa jadi penyaluran biosolar di Wilayah Riau tidak sampai dengan 31 Desember.

"Bisa jadi beberapa kabupaten/kota di Minggu pertama Desember sudah selesai, atau minggu kedua, ketiga dan seterusnya," sebutnya.

Dalam rangka itulah, Pertamina menjelaskan kepada stakeholder untuk meminta dukungan untuk penambahan kuota untuk provinsi Riau.

"Karena memang beberapa bulan kemarin kita penyesuaian penyaluran itu berdasarkan kuota. Karena subsidi inikan harus sesuai kuota, tak boleh over kuota. Nah otoritas yang menaikkan kuota itukan di BPH Migas, momen inilah yang kami sampaikan kepada Pemprov dan juga Pemda bahwa untuk penambahan kuota itu otoritasnya bukan di kami. Pertamina hanya operator menyalurkan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Jika ada potensi over, maka laporkan ke BPH Migas. Tujuannya agar biosolar bisa disalurkan di Provinsi Riau sampai 31 Desember 2021," ucapnya.

Disampaikan Wira, untuk kuota solar di Riau tahun ini untuk lembaga penyalur adalah 776.860 Kilo Liter.

"Kuota BPH Migas di tahun 2021 ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun 2021 ini, kuota ini dibagikan langsung ke lembaga penyalur atau SPBU-SPBU. Sebelumnya itu dibagikan per kabupaten/kota," ungkapnya.

Terkait potensi over ini, Wira mengatakan pihaknya juga sudah menyampaikan kepada Pemerintah Daerah.

"Jadi harapannya kami bisa dapat dukungan dari Pemerintah daerah untuk melaporkan ke BPH Migas atas kondisi over kuota ini. Kami juga meminta dari Pemda menyiapkan data-data pendukung. Seperti data pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, informasi angkutan dan lain sebagainya yang bisa mendukung kenapa sih Riau harus mendapatkan kuota," pungkasnya.

(CAKAPLAH)


   
 
INFOTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN SIAK
Di Indonesia Bagian Barat Sumatera Hanya Kabupaten Siak Masuk Nominasi TPKAD Award
Selasa, 23 November 2021 - 20:02

Din Syamsuddin Siap Turun ke Jalan Lawan yang Berani Bubarkan MUI
Selasa, 23 November 2021 - 07:59

Erick Thohir: Toilet di SPBU Pertamina Harus Gratis
Selasa, 23 November 2021 - 07:56

Kasus Illegal Logging di Meranti Berlanjut, Dua Tersangka Ditangkap
Selasa, 23 November 2021 - 07:43

Hari Ke 7 Ops Zebra Lancang Kuning 2021,
Satlantas Polres Siak Berikan Reward Kepada Pengendara yang Patuh
Selasa, 23 November 2021 - 07:39

INFOTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN SIAK
Jalin Silaturahmi Siak Pelalawan, Bupati Alfedri Tanding Tenis dengan Bupati Zukri Misran
Senin, 22 November 2021 - 07:33

INFOTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN SIAK
Kampung Dayun, Kabupaten Siak Raih Juara 1 Desa Wisata Tingkat Provinsi Riau
Minggu, 21 November 2021 - 07:29

INFOTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN SIAK
Kabid IKPS Diskominfo Siak, Ikut Workshop
Sabtu, 20 November 2021 - 07:27

DPRD Gelar Paripurna Sempena HUT Kabupaten Pelalawan ke-22, “Sinergi Menuju Pelalawan Maju”
Jumat, 19 November 2021 - 05:54

Ketua BEM Unri Desak Rektor Tegas Terhadap Dekan Tersangka Pelecehan
Jumat, 19 November 2021 - 05:46

Dokter: Banyak Orang Tak Menyadari Sudah Gagal Jantung, Ini Penjelasannya
Jumat, 19 November 2021 - 05:41

INFOTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN SIAK
Bupati Alfedri Hadiri Haul Sulthonul Auliya Syech Abdul Qodir Al-Jilani ke-8882
Jumat, 19 November 2021 - 05:35

SMP Al Azhar 37 Pekanbaru Belajar Membatik di Dekranasda Siak
Jumat, 19 November 2021 - 05:31

Jauh Dari Pemukiman Warga, SDN 004 Kelas Jauh Simpang Koran Dibobol Maling
Kamis, 18 November 2021 - 06:33

Muslim Jerman Lawan Rasisme dan Islamofobia dengan Bersepeda
Kamis, 18 November 2021 - 05:46

Disdik Riau Kaji Penambahan Jam Belajar Tatap Muka
Kamis, 18 November 2021 - 05:38

KPK Konfirmasi Kakanwil BPN Riau Soal izin HGU dan Aliran Dana
Kamis, 18 November 2021 - 05:35

Program PISEW Kementerian PUPR Rehap Pasar Tradisional Rempak, Sabak Auh
Kamis, 18 November 2021 - 05:28

Bunda Paud Rasidah Alfedri Kunjungi TK Dharma Bakti Kampung Sialang Baru
Kamis, 18 November 2021 - 05:25

INFOTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN SIAK
EMP Malacca Strait, Taja Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata dan Ekowisata
Kamis, 18 November 2021 - 05:22

INFOTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN SIAK
Usul Pendirian Politeknik Negeri di Pekanbaru, Pemko Studi Banding ke Siak
Rabu, 17 November 2021 - 05:20

Pemkab Inhil MoU Bersama UIN Suska Riau tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi
Selasa, 16 November 2021 - 19:56

Dugaan Pelecehan di Unri Panen hujatan, Dewan: Tunggu Proses Hukum
Selasa, 16 November 2021 - 05:35

Rakerda Dibuka Syamsuar, Ferryandi Jadi Calon Tunggal dari Golkar untuk Inhil
Selasa, 16 November 2021 - 05:25

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com