Home
Bupati Siak Alfedri Pemimpin Terpopuler Media Arus Utama Tahun 2022 | Sabtu, Muhammadiyah Dumai Laksanakan Shalat Idul Adha di Dua LokasiĀ  | Peringatan HUT Bhayangkara ke-76 Bupati Siak Terima Penghargaan dari Kapolres Siak | Hadir Pelantikan HPPMS-R, Ini Harapan Wabup Husni Merza | Hujan Ikan Teri di San Francisco: Berjatuhan dari Langit ke Atap Rumah | HUT Pekanbaru Undang Artis untuk Konser, Kini Pemko Larang Takbir Keliling
Kamis, 07 Juli 2022
/ Riau Region / 19:49:41 / Suku Talang Mamak: Hutan Kami Habis Luluh Lantak Dibabat Perusahaan HGU dan HTI /
Temui Gubri
Suku Talang Mamak: Hutan Kami Habis Luluh Lantak Dibabat Perusahaan HGU dan HTI
Minggu, 19 Juni 2022 - 19:49:41 WIB

PEKANBARU - Pucuk Pimpinan Tertinggi (Patih) dan Para Batin dari suku asli Talang Mamak Indragiri Hulu (Inhu) dan Indragiri Hilir (Inhil) bertemu Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar.

Sebanyak 15 orang Patih dan Batin Talang Mamak dari Inhu terdiri dari 5 kecamatan dan 1 kecamatan dari Inhil ini langsung menyambangi di kediaman dinas Gubernur Riau, di jalan Diponegoro Pekanbaru.

Mereka menyampaikan aspirasi tentang Hutan Tanah wilayah Hukum adat Talang Mamak yang telah habis porak-poranda dibabat dengan keberadaan perusahaan sawit dan perusahaan kehutanan.

Mereka bukan tak mendukung pembangunan di Riau, tapi mereka sangat resah karena hutan tanah tempat mereka tinggal, dan tempat mereka hidup serta bercocok tanam telah habis luluh-lantak.

Para petinggi adat Talang Mamak ini menyampaikan keresahan yang dalam, sehingga Batin Bumbungan sampai menangis menceritakan nasib tragis ulayat dan wilayah adat mereka yang tak dihormati dan dihargai sebagai warga negara.

"Hutan luluh lantak, kalau pun kami punya kebun karet dan lahan pertanian semakin menyempit oleh oknum perambah hutan kami dan perusahaan HGU (Hak Guna Usaha) dan HTI (Hutan Tanaman Industri). Bahkan banyak juga kebun perusahaan tak ada izinnya, bagaimana nasib anak cucu kami ke depan dan masa depannya," ungkap Batin Bumbungan.

Kalaupun ada Taman Nasional Bukit Tiga Puluh di wilayah Kabupaten Inhu dan Inhil sebagai wilayah konservasi, mereka mengaku juga tak tahu mana tapal batas Taman Nasional Bukit Tiga Puluh itu.

"Hutan kami jaga dan lestarikan, tapi malah perambah hutan semakin menjadi-jadi melakukan ilegal logging dibiarkan di wilayah Hutan Taman Nasional. Sejak dulu kami  jaga dan pelihara hutan kami itu, sedari dulu," ucap Batin Irasan dengan nada sedih.

Mereka ingin wilayah masyarakat Adat Talang Mamak yang terdiri dari 29 Batin (Desa), wilayah adatnya seluas 365.816,5 hektare sebanyak hampir 71.000 jiwa dan sebanyak 11.000 Kepala Keluarga (KK) diakui pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terutama Kabupaten Inhu dan Inhil.

"Kami meminta Pak Gubernur (bersama Bupati Inhu dan Inhil) mengakui dan mengesahkan kami sebagai Masyarakat Hukum Adat dan Hutan Adat kami boleh dikelola Masyarakat Talang Mamak. Sehingga tak ada kecemasan lagi dalam mengelola Hutan Tanah kami. Kami tidak dikejar-kejar dan ditangkap aparat dalam mengelola hutan tanah kami yang tersisa sangat sedikit dan sempit itu lagi," pintanya.

Gubri Syamsuar dalam pertemuan itu yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Riau Makmun Murod dan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Raja Yoserizal, serta Tenaga Ahli Gubernur Riau Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Johny Setiawan Mundung langsung merespon aspirasi masyarakat Talang Mamak.

Gubri memerintahkan Kepala DLHK dan Disbud Riau untuk segera melakukan pemetaan di lapangan, dan sosialisasi tentang Program Perhutanan Sosial yaitu berupa Hutan Adat dan Pemetaan Wilayah Masyarakat Hukum Adat Talang Mamak (WILHA).

Selain itu, Gubri meminta dilakukan penelusuran tentang Cagar Budaya serta mengembangkan secara serius adat istiadat Talang Mamak yang telah hidup, dan berkembang sejak puluhan ribu tahun yang lalu dan sertifikasi budaya lokal ini.

Gubri menegaskan, bahwa Masyarakat Suku Asli Talang Mamak diakui di Riau keberadaannya dan setara dengan masyarakat suku lainnya di Riau.

"Saya menginginkan  persoalan masyarakat suku asli di Riau dapat diselesaikan satu per satu masalahnya. Dengan kebersamaan, kita yakin bisa mengurai persoalan yang ada di sana.

Terutama Suku Asli Talang Mamak dan Suku Sakai yang akan menjadi prioritas contoh penyelesaian Wilayah adat dan Ulayat di Riau nantinya," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Gubri juga menyinggung keberadaan suku Sakai, Akit, Bonai, Guano, Suku Laut yang juga menjadi konsen Pemprov Riau dalam Program Riau Hijau yang sudah Menjadi RPJMD Provinsi Riau.

Sebelumnya dalam berbagai kesempatan pertemuan nasional dan internasional, Gubri selalu menyebut suku Talang Mamak dan Sakai serta Suku Laut, Guano dan Akit sebagai suku yang sudah lebih dulu berada di Riau dan diakui keberadaannya dalam menata dan perkaya khasanah adat dan budaya di Riau ini.

"Suku asli di Riau cukup mewarnai pola interaksi, ekonomi, ekologi, sosial, politik dan budaya di Riau," ujar Gubri.

Atas respon dan penegasan yang disampaikan Gubri, masyarakat Talang Mamak yang diwakilkan oleh Batin Talang Parit Irasan menyampaikan ucapan terima kasih, rasa haru dan bangga kepada orang nomor satu di Riau itu yang akan membantu persoalan Pengakuan Hutan Adat di Talang Mamak ini.

"Kami sangat berharap kepada Pak  Gubernur Riau hal ini dapat dilaksanakan nantinya. Kalau tim Pak Gubernur ke lapangan melakukan pemetaan, kami 29 Perbatinan dan 5 kecamatan akan mengawal dan mendukung," tutup Batin Irasan.***

(CAKAPLAH)


   
Pelabuhan Domestik Dumai Tak Terurus, Pemko Serahkan Kembali ke Pemerintah Pusat
Minggu, 03 Juli 2022 - 20:28

Harga Sawit Terus Anjlok, Mahasiswa Minta Gubri Jangan Diam Seolah Semua Baik-baik Saja
Minggu, 03 Juli 2022 - 20:04

MyPertamina, Teriakan Sopir Angkot hingga Review Jelek di Google Play
Minggu, 03 Juli 2022 - 20:02

Trenyuh Lihat Kondisi,
Aipda Leonar gendong Tirta Berobat ke RS Setelah Tiga Bulan Terbaring Lemah
Minggu, 03 Juli 2022 - 19:56

Bujang Kampung di Sungai Tengah Sabak Auh, Bupati Siak Terus Gesa Pelayanan
Minggu, 03 Juli 2022 - 19:49

Jembatan Water Front City di Kampar Akan Dibangun Kembali
Minggu, 03 Juli 2022 - 19:47

Rombongan Motor Besar Lintasi Tol Pekanbaru-Bangkinang, Polisi: Sudah Kantongi Izin
Minggu, 03 Juli 2022 - 19:42

Pria di Pekanbaru Jual Pacar di Bawah Umur Sebagai PSK
Minggu, 03 Juli 2022 - 19:37

DPRD Riau Kawal Peralihan Guru Honorer ke PPPK
Minggu, 03 Juli 2022 - 19:32

Kesehatan Masyarakat Kabupaten Siak Ini Juga Bagian Dari Tanggung Jawab Kami
Kamis, 30 Juni 2022 - 11:36

Pondok Dirusak PT Palma Satu, Warga Ngadu ke Kades Penyaguan
Kamis, 30 Juni 2022 - 11:31

Mantab, Anggota DPRD Siak Ini Melakukan Aksi Penyambungan Usus Tirta Elisabeth Br.Siregar
Rabu, 29 Juni 2022 - 10:05

Bupati Alfedri Sampaikan Ranperda Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Siak
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:58

Bukan karena Covid-19, Sri Lanka Lockdown Warganya Gara-gara Kehabisan BBM
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:26

Rizal Ramli: Pemerintah Mau Tiru Sistem Otoriter Ala China dengan Draft RKUHP
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:21

Golkar Riau Sudah Tempati Kantor Baru, Bagaimana dengan Kantor Lama?
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:16

Pedagang di Pekanbaru Keluhkan Pembelian Migor Curah dengan Aplikasi tak Bekerja Baik
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:07

Pimpinan DPR RI Sebut Legalitas Ganja Medis Perlu Kajian Komperhensif
Selasa, 28 Juni 2022 - 21:01

Beli Pertalite dan Solar Harus Daftar, untuk Riau Dimulai September
Selasa, 28 Juni 2022 - 20:59

Bupati Siak Apresiasi Dunia Usaha Kolaborasi Upaya Percepatan Penurunan Stunting
Selasa, 28 Juni 2022 - 20:53

Data 19.690 Tenaga Honorer Pemprov Riau Telah Dilaporkan BKD ke Pusat
Selasa, 28 Juni 2022 - 17:32

Kanwil Kemenag: 2.312 JCH Riau Sudah Diberangkatkan ke Arab Saudi
Selasa, 28 Juni 2022 - 17:29

Harga CPO Ambyar, Ini Penyebabnya
Selasa, 28 Juni 2022 - 17:25

Hasil Kajian BNPB, Kerawanan Bencana Paling Tinggi di Riau Adalah Banjir
Selasa, 28 Juni 2022 - 17:22

Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com