Home
Bandara Internasional SSK II Pekanbaru Dibuka Lagi, Asita Apresiasi Gubernur Riau | Tuntaskan 31 dari 40 Km Ruas Tol Penang, HKI Implementasikan Sistem BIM | Bupati Siak Alfedri Pemimpin Terpopuler Media Arus Utama Tahun 2022 | Sabtu, Muhammadiyah Dumai Laksanakan Shalat Idul Adha di Dua LokasiĀ  | Peringatan HUT Bhayangkara ke-76 Bupati Siak Terima Penghargaan dari Kapolres Siak | Hadir Pelantikan HPPMS-R, Ini Harapan Wabup Husni Merza
Kamis, 07 Juli 2022
/ Peristiwa / 08:56:49 / Pengamat Tuding 3 Motif Mahathir Desak Malaysia Klaim Kepri-Singapura /
Pengamat Tuding 3 Motif Mahathir Desak Malaysia Klaim Kepri-Singapura
Kamis, 23 Juni 2022 - 08:56:49 WIB

INTERNASIONAL - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menjadi sorotan lantaran pernyataan yang 'mengompori' Negeri Jiran seharusnya mengklaim wilayah Kepulauan Riau beberapa waktu lalu.

"Kita harusnya tak hanya meminta Pedra Branca dikembalikan, atau Pulau Batu Puteh, kita juga harus meminta Singapura pun Kepulauan Riau, mengingat mereka adalah bagian dari Tanah Melayu [Malaysia]," kata Mahathir pada akhir pekan lalu, dikutip Straits Times.

Menurut sejarah, dahulu memang wilayah Melayu meliputi Riau dan Kepulauan Riau, bahkan Sumatra Barat. Semua wilayah itu berada di bawah Kesultanan Melayu.

Namun, sejarah berubah karena kedatangan bangsa Barat. Belanda mengklaim wilayah yang sekarang disebut Indonesia, sementara Inggris mengklaim wilayah yang sekarang bernama Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam.

Komentar itu menuai banyak kritik mulai dari pemerintah RI, pengamat hingga organisasi masyarakat Islam terbesar di Indonesia.

Beberapa dari mereka mengatakan Mahathir salah kaprah, dan pernyataanya tak relevan. Namun pengamat dari Universitas Universitas Sultan Zainal Abidin di Malaysia, Suyatno Ladiqi, menilai hal lain.

Berikut tiga motif Mahathir usai menyerukan Malaysia harus mengklaim Kepri menurut pengamat.

1. Pansos Biar Eksis

Suyatno menilai komentar Mahathir hanya untuk mempertahankan eksistensinya di gelanggang politik Indonesia.

"Momentum pansos kadang diperlukan agar politisi menjadi eksis untuk diperbincangkan kembali setelah meredup karirnya," kata suyatno kepada CNNIndonesia.com, Rabu (22/6) saat ditanya mengenai motif Mahathir melontar komentar itu.

2. Serukan Sentimen Melayu Demi Raih Suara

Suyatno menerangkan dalam konteks penyadaran identitas Melayu apa yang disampaikan Mahathir masih bisa dipahami karena berbicara dalam forum konferensi Melayu.

Namun, menggugat bangsa modern dengan menarik argumen sejarah tentu menimbulkan kontroversi, khususnya hubungan Malaysia-Indonesia atau Malaysia-Singapura, kata dia.

"Menaikkan isu Melayu lama tentu oleh Mahathir diperlukan agar bisa merebut suara pemilih untuk partai politik dia yang baru, Partai Pejuang," kata Suyatno.

Ia menilai sejauh ini belum ada indikasi Mahathir mundur dari gelanggang politik Malaysia.

"Pemilu Malaysia tahun ini akan diadakan dengan begitu para politisi berusaha menarik suara pemilih dengan isu-isu yang seksi, termasuk pansos sekalipun," jelas dia.

3. Antar Mahathir ke Parlemen

Menurut Suyatno, Mahathir memang tak menargetkan kelompok ras tertentu. Namun, ia berusaha merebut pemilih Melayu yang terbelah untuk mendukung Partai Malaysia Bersatu (UMNO), Partai Keadilan Rakyat (PKR), Partai Pribumi Bersatu (PPB), Partai Pejuang, Partai Islam se-Malaysia (PAS) atau Partai Amanah.

"Jadi perebutan suara Melayu yang ketat ini tentu menjadi menentukan posisi politik Mahathir kalau masih ingin terjun ke pemilu akan datang," jelasnya.

Jika tak dapat suara minimal, lanjutnya, karir Mahathir akan habis tahun ini. Suara minimal itu akan menghantar dia ke parlemen sebagai wakil rakyat.

Cnnindonesia.com


   
Lulus Pasing Grade, 1.253 Guru Honorer Pemprov Riau Diangkat Jadi PPPK
Senin, 04 Juli 2022 - 06:31

Pengerjaan Tol Pekanbaru-Bangkinang Masih Terus Digesa
Senin, 04 Juli 2022 - 06:27

Pelabuhan Domestik Dumai Tak Terurus, Pemko Serahkan Kembali ke Pemerintah Pusat
Minggu, 03 Juli 2022 - 20:28

Harga Sawit Terus Anjlok, Mahasiswa Minta Gubri Jangan Diam Seolah Semua Baik-baik Saja
Minggu, 03 Juli 2022 - 20:04

MyPertamina, Teriakan Sopir Angkot hingga Review Jelek di Google Play
Minggu, 03 Juli 2022 - 20:02

Trenyuh Lihat Kondisi,
Aipda Leonar gendong Tirta Berobat ke RS Setelah Tiga Bulan Terbaring Lemah
Minggu, 03 Juli 2022 - 19:56

Bujang Kampung di Sungai Tengah Sabak Auh, Bupati Siak Terus Gesa Pelayanan
Minggu, 03 Juli 2022 - 19:49

Jembatan Water Front City di Kampar Akan Dibangun Kembali
Minggu, 03 Juli 2022 - 19:47

Rombongan Motor Besar Lintasi Tol Pekanbaru-Bangkinang, Polisi: Sudah Kantongi Izin
Minggu, 03 Juli 2022 - 19:42

Pria di Pekanbaru Jual Pacar di Bawah Umur Sebagai PSK
Minggu, 03 Juli 2022 - 19:37

DPRD Riau Kawal Peralihan Guru Honorer ke PPPK
Minggu, 03 Juli 2022 - 19:32

Kesehatan Masyarakat Kabupaten Siak Ini Juga Bagian Dari Tanggung Jawab Kami
Kamis, 30 Juni 2022 - 11:36

Pondok Dirusak PT Palma Satu, Warga Ngadu ke Kades Penyaguan
Kamis, 30 Juni 2022 - 11:31

Mantab, Anggota DPRD Siak Ini Melakukan Aksi Penyambungan Usus Tirta Elisabeth Br.Siregar
Rabu, 29 Juni 2022 - 10:05

Bupati Alfedri Sampaikan Ranperda Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Siak
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:58

Bukan karena Covid-19, Sri Lanka Lockdown Warganya Gara-gara Kehabisan BBM
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:26

Rizal Ramli: Pemerintah Mau Tiru Sistem Otoriter Ala China dengan Draft RKUHP
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:21

Golkar Riau Sudah Tempati Kantor Baru, Bagaimana dengan Kantor Lama?
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:16

Pedagang di Pekanbaru Keluhkan Pembelian Migor Curah dengan Aplikasi tak Bekerja Baik
Rabu, 29 Juni 2022 - 07:07

Pimpinan DPR RI Sebut Legalitas Ganja Medis Perlu Kajian Komperhensif
Selasa, 28 Juni 2022 - 21:01

Beli Pertalite dan Solar Harus Daftar, untuk Riau Dimulai September
Selasa, 28 Juni 2022 - 20:59

Bupati Siak Apresiasi Dunia Usaha Kolaborasi Upaya Percepatan Penurunan Stunting
Selasa, 28 Juni 2022 - 20:53

Data 19.690 Tenaga Honorer Pemprov Riau Telah Dilaporkan BKD ke Pusat
Selasa, 28 Juni 2022 - 17:32

Kanwil Kemenag: 2.312 JCH Riau Sudah Diberangkatkan ke Arab Saudi
Selasa, 28 Juni 2022 - 17:29

Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com