Home
BI Sebut Desain Uang Baru Semakin Sulit Dipalsukan | Tekan Inflasi di Riau, Gubri akan Gerakkan BUMDes dan Datangkan Cabai dari Sumut | Dua Orang Tewas Disambar Petir di Pantai Rupat Utara, Ini Penjelasan Polisi | Didepan Istana Siak, Husni Merza Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-77 | Didepan Istana Siak, Husni Merza Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-77 | Logo dan Maskot Milad ke-60 UNRI Resmi Dipakai
Kamis, 18 08 2022
/ Riau Region / 05:47:28 / Riau Peringkat 9 Perceraian Tertinggi, Pengadilan Agama Pekanbaru: Perselisihan Jadi Faktor Utama /
Riau Peringkat 9 Perceraian Tertinggi, Pengadilan Agama Pekanbaru: Perselisihan Jadi Faktor Utama
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 05:47:28 WIB

PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada 2021 Provinsi Riau menduduki peringkat sembilan secara nasional dengan tingkat perceraian tertinggi di Indonesia, yaitu sebanyak 12.722 kasus.

Humas Pengadilan Agama Pekanbaru Asfawi saat ditemui, Jumat, menjelaskan untuk di wilayah Pekanbaru sendiri sepanjang 2021 tercatat 1.756 perceraian yang telah diputuskan. Perselisihan dan pertengkaran terus-menerus menjadi faktor utama penyebabnya.

Faktor tersebut sesuai pasal 19 huruf (f) PP Nomor 9 Tahun 1975 dan Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam yaitu antara suami dan isteri terus-menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga.

"Perselisihan dan pertengkaran menjadi faktor terbanyak dengan total 1.542 kasus. Pemicunya bisa jadi suami tak bertanggungjawab," terang Asfawi saat dijumpai.

Lanjutnya, di Pekanbaru sendiri perkara perceraian banyakdiajukan oleh istri, atau disebut cerai gugat. Penyebabnya bermacam-macam, suami tak bertanggungjawab, meninggalkan istri, hingga faktor ekonomi.

Berdasarkan data dari Pengadilan Agama Pekanbaru, selain perselisihan, meninggalkan salah satu pihak menjadi faktor kedua terbanyak penyebabnya perceraian, yaitu sebanyak 168 kasus. Disusul dengan faktor dihukum penjara 19 kasus, Kekerasan Dalam Rumah Tangga 7 kasus, kawin paksa 5 kasus, poligami 2 kasus, dan cacat badan 1 kasus.

Asfawi menilai, selama pandemi COVID-19 dua tahun belakangan angka perceraian memang lebih tinggi, namun tak mencatat perbedaan yang signifikan.

"Selama COVID-19 memang meningkat, entah karena PHK sehingga memburuknya perekonomian, tapi tak terlalu banyak. Sebelum pandemi perkaranya seperti itu juga. Jadi tak mencolok," tuturnya.

Disebutkannya, rentang usia suami istri yang bercerai pun beragam, yaitu 30 hingga 50 tahun. Tak banyak pasangan di bawah 20 tahun yang mengakhiri rumahtangganya.

"Paling banyak itu di usia 30 tahun ke atas. Yang baru menikah juga ada yang mengajukan perceraian, namun itu juga tak banyak," pungkas Asfawi.

Sebagai catatan, sejak Januari hingga Juli 2022 Pengadilan Agama Pekanbaru telah menangani 841 kasus perceraian. Serupa dengan tahun sebelumnya, perselisihan dan pertengkaran menjadi indikator tertinggi penyebab perceraian dengan 689 kasus.

(ANTARA)


   
Bupati Alfedri Kenalkan Siak Hijau di Jambore Nasional
Selasa, 16 Agustus 2022 - 20:35

Bupati Wardan Kukuhkan 32 Anggota Paskibraka Inhil
Selasa, 16 Agustus 2022 - 20:31

Satpol PP Inhil Lounching Podcast Sahabat Sejiwa
Selasa, 16 Agustus 2022 - 20:28

Polda Riau Ringkus Pelaku Penyalahgunaan Solar dengan Tangki Dimodifikasi
Selasa, 16 Agustus 2022 - 16:43

Harga TBS Sawit di Riau Naik Lagi, Ini Harganya Periode 17-23 Agustus 2022
Selasa, 16 Agustus 2022 - 16:34

Harga Bahan Olahan Karet Secara Umum Turun
Selasa, 16 Agustus 2022 - 10:59

Gubernur Syamsuar Minta Mobil Mewah Tak Ikut Antrean Solar Subsidi
Selasa, 16 Agustus 2022 - 10:56

Surya Darmadi Tersangka Korupsi Rp78 Triliun Pulang ke Indonesia, Ini Kronologi Penahanannya
Selasa, 16 Agustus 2022 - 10:49

Tak Malu, Banyak Mobil Mewah di Riau Ikut Antre BBM Subsidi Solar
Selasa, 16 Agustus 2022 - 10:39

Dedi Kurnia Syah: Belum Ada Capres, KIB Paling Berisiko Pecah
Selasa, 16 Agustus 2022 - 10:37

Polisi Riau Temukan Indikasi SPBU Lakukan Pelanggaran Pendistribusian Solar
Selasa, 16 Agustus 2022 - 10:32

Bandar Togel Resahkan Masyarakat di Seberida, Unhu Diringkus
Selasa, 16 Agustus 2022 - 10:28

Berusaha Ambil Uang Jatuh, Bocah di Kuansing Terseret Arus
Senin, 15 Agustus 2022 - 21:20

Ahli Waris Korban Laka Laut di Inhil Terima Bantunan Rp40 Juta dari Baznas
Senin, 15 Agustus 2022 - 21:16

Untuk ke Dua Kali, Kota Siak Raih Penghargaan Kota Bersih
Senin, 15 Agustus 2022 - 21:12

Buka Musda ke II IKTD Kabupaten Siak, Ini Harapan Bupati Alfedri
Senin, 15 Agustus 2022 - 21:06

Dalam Penetiban Pekat Oleh Satpol PP, Ini Komentar Ketua IWO Rohul
Senin, 15 Agustus 2022 - 21:03

Doni Saputra, SH Jadi Kacabjari Tanjung Balai Karimun, Ini Sosok Pengganti Kasi Pidsus Rohul
Senin, 15 Agustus 2022 - 11:13

Dekan Fisip Nonaktif Divonis Bebas, Pimpinan Banleg DPR Singgung Soal Penggunaan UU TPKS
Senin, 15 Agustus 2022 - 08:09

Menteri LHK Tanam Pohon di Tepian Daerah Aliran Sungai Indragiri Hulu
Senin, 15 Agustus 2022 - 08:03

Tabrani Rab Tutup Usia, Ketua DPRD Riau: Almarhum Tokoh Pejuang Sejak Zaman Soeharto
Senin, 15 Agustus 2022 - 07:57

Bupati Siak Launching 100 Gerobak Z-Chicken pada kegiatan Bujang Kampung di Merempan Hilir
Senin, 15 Agustus 2022 - 07:52

Peringati HUT Gerakan Pramuka Ke 61 Kwarcab Pramuka Siak Gelar Apel
Senin, 15 Agustus 2022 - 07:50

Gubernur Riau Syamsuar Minta Dukungan Menko Perekonomian Terkait Harga Sawit
Jumat, 12 Agustus 2022 - 20:10

Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com