Breaking News
Jemaah Haji Asal Inhil yang Sempat Dirawat di RS Germany Madinah Kembali di Tanah Air | Anyaman Pandan Salah Satu Potensi yang Dimiliki Kabupaten Inhil yang Berpotensi Dikembangkan | Hamparan Kelapa Dunia' Kabupaten Indragiri Hilir Surga Investasi Industri Pengolahan Kelapa | Pantai Solop di Desa Pualu Cawan, Potensi Investasi Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Inhil | Peningkatan Pengawasan dan Mutu Pelayanan, Kepala DPMPTSP Haryono Ikuti Sosialiasi Ombudsman RI | Kain Songket Potensi Industri Kerajinan yang Bisa Dikembangkan di Indragiri Hilir Kamis, 25 Juli 2024

 
Buka Permukiman Ilegal, Warga Israel Bakar Lahan Pertanian Palestina
Senin, 08-07-2024 - 09:55:47 WIB

TEPI BARAT - Warga Israel dari permukiman ilegal terus memulai pembangunan jalan di sebelah barat Betlehem di Tepi Barat wilayah Palestina. Mereka  terus membakari lahan pertanian milik Palestina di bawah perlindungan tentara Israel.

Warga permukiman ilegal dari Israel itu tengah membangun jalan di tanah milik warga Palestina di Desa Husan, demikian dilaporkan Badan Berita dan Informasi Palestina WAFA, kantor berita resmi milik Otoritas Palestina (PA), Ahad (7/7/2024).

Rami Hamamreh, anggota dewan Desa Husan mengatakan bahwa imigran ilegal Israel itu juga mulai menggali tanah di dekat koloni Sidi Bo'az, tempat terjadinya pembunuhan para petani Palestina sejak tahun 2017.

Masalah permukiman Israel di Tepi Barat dianggap ilegal menurut hukum internasional, dan melanggar Konvensi Jenewa Keempat. Permukiman ini menyebabkan pemindahan komunitas Palestina, perampasan tanah, dan seringnya timbul konflik.

Kehadiran mereka telah mempersulit upaya perdamaian di kawasan Timur Tengah, dan berkontribusi pada siklus kekerasan yang disebabkan oleh Israel. Dukungan pemerintah Israel terhadap warga permukiman tersebut memperburuk ketegangan dan merusak prospek solusi dua negara.

Di Desa Dhahr Al-Abed, sebelah barat Jenin, warga Israel membakar sebuah rumah pertanian dan kebun pohon zaitun. Kemudian di dekat Ramallah, mereka juga menebang kebun pohon zaitun di lahan pertanian Palestina.

Bulan lalu, sekelompok warga Israel membakar tanaman di lahan dekat Kota Asira al-Qibliya, sebelah selatan Nablus. Mereka kemudian mengibarkan bendera Israel setelah mengambil alih lahan tersebut.

Praktik pembakaran tanaman Palestina telah lama dikritik oleh para pengamat konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun, jauh sebelum serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Pada tahun 2018, surat kabar Israel Haaretz menjuluki praktik tersebut sebagai perang pertanian.

Perusakan lahan juga terjadi di Gaza, Palestina, di mana 57% lahan pertanian dilaporkan telah dihancurkan oleh pasukan Israel.

Praktik ini membuat warga Palestina tidak memiliki stabilitas ekonomi dan bergantung pada belas kasihan Israel atau bantuan dari kelompok-kelompok bantuan. Pada tahun 2022, Gaza mengekspor produk senilai US$ 44,6 juta ke Tepi Barat dan Israel.


Sumber
Beritasatu.com




 
Berita Lainnya :
  • Jemaah Haji Asal Inhil yang Sempat Dirawat di RS Germany Madinah Kembali di Tanah Air
  • Disesalkan, Fasilitas Olahraga Pertamina Tak Boleh Dipakai untuk Kejurkot Dumai
  • SDIT Ath Thariq 1 Dumai Laksanakan Training Peningkatan Mutu Guru
  • Gaji ASN Bakal Naik Lagi Tahun 2025
  • Sukses Pelaksanaan Haji Provinsi Riau adalah Wujud Komitmen Bersama
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Jemaah Haji Asal Inhil yang Sempat Dirawat di RS Germany Madinah Kembali di Tanah Air
    #2 Disesalkan, Fasilitas Olahraga Pertamina Tak Boleh Dipakai untuk Kejurkot Dumai
    #3 SDIT Ath Thariq 1 Dumai Laksanakan Training Peningkatan Mutu Guru
    #4 Gaji ASN Bakal Naik Lagi Tahun 2025
    #5 Sukses Pelaksanaan Haji Provinsi Riau adalah Wujud Komitmen Bersama
    #6 Superior, Pemilik Sabu Ratusan Gram Tak Berkutik Saat Diciduk Personil Polsek Tambusai Utara
    #7 Rasidah, Buat Program Kerja PKK Yang Menyentuh Masyarakat
    #8 Wabup Siak hadiri Peringatan Harganas di Pekanbaru
    #9 Siswa SMA Usia 17 Tahun di Siak Bisa Bikin KTP Elektronik Gratis
    #10 Hapus Penjurusan di SMA, Ini Alasan Kemendikbud
     

    Riautrust.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

    free html hit counter
     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Riau Region
    + Politik
    + Ekbis
    + Metropolitan
    + Peristiwa
    + Nasional
    + Sport
    + SainsTech
    + Showbiz
    + Mozaik
    + Lifestyle
    + Internasional
    + Indeks
     
     

    Alamat Redaksi/Pemasangan iklan:

     
    Komplek Beringin Indah
    Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau
    (0761)63515 - 0812-76-47104

    iklan_riautrust@yahoo.com
    redaksi_riautrust@yahoo.com
    www.riautrust.com
     
    Copyright © 2023 riautrust.com, all rights reserved