Pemerintah Kabupaten Siak - Mari Bersama Kita Wujudkan Siak Menjadi Kota Terbersih di Provinsi Riau
 
INFOTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN SIAK
Bupati Siak : Meski Dalam Suasana Pendemi, Program Siak Hijau Tetap Berjalan
Rabu, 15 September 2021 - 20:23:41 WIB
 

 SIAK - Bupati Siak Alfedri tetap komitmen mewujudkan kabupaten Siak Hijau. Pengembangan kabupaten ini mengutamakan nilai konservasi dan restorasi di lahan gambut sebagai tindak lanjut dari program Siak Hijau. 

“Kabupaten Siak ini mempunyai nilai kekayaan gambut terbesar di Sumatra, tentu saja pengembangan kita ke depan terhadap restorasi lahan gambut ini,” kata Alfedri, Selasa (14/9/2021).

Alfedri menjelaskan, 57 persen dari total wilayah kabupaten Siak merupakan lahan gambut. 21 persen dari total lahan gambut itu merupakan lahan gambut dengan kedalaman 5-12 meter.

“Salah satu fokus dari perwujudan visi lestari yang kami cantumkan dalam visi misi kami, yaitu fokus pada komoditas unggulan kabupaten serta upaya untuk mengatasi dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan,” kata Alfedri.

Ia melanjutkan, sejak 2018 lalu kabupaten Siak telah bergabung menjadi anggota forum kolaborasi pembangunan berkelanjutan yaitu Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL). Sejak itu Pemkab Siak melihatkan komitmennya secara nasional dalam menjaga kelestarian alam melalui deklarasi Siak Hijau. 

“Kebijakan ini telah kita tuangkan ke dalam Peraturan Bupati nomor 22 tahun 2018 tentang inisiatif Siak Hijau yang berfokus pada konservasi, perkebunan, industri dan permukiman,” kata dia. 

Lebih lanjut Alfedri menerangkan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk menjaga kelestarian alam melalui deklarasi Siak Hijau. Meski saat ini masa pandemi Covid 19, tindak lanjut program Siak Hijau tetap diwujudkan. 

“Perwujudan Siak Hijau pada masa pandemi Covid 19 ini tentu dengan berbagai inisiatif, seperti mendorong masyarakat kampung untuk memanfaatkan ekosistem lingkungan tanpa merusak lingkungan,” kata dia.

Saat ini paradigma masyarakat Siak sudah berangsur berubah dari cara membuka lahan dengan bakar sekarang tanpa membakar. Kemudian memanfaatkan lahan kosong untuk tanaman pangan dan hortikultura. 

“Lahan yang bisa dimanfaatkan untuk ekowisata juga mulai bermunculan. Seperti di kampung Dayun, masyarakat bersama pemerintahan kampungnya memanfaatkan embung untuk Karhutla menjadi destinasi, saat ini sangat berkembang,” kata dia. 

Diketahui, 57 persen total wilayah kabupaten Siak adalah wilayah gambut. Luas kawasan hutan alami 159,048 Ha atau 19 persen. Produktifitas sawit 2.756 ton per hektar per tahun, karet 0, 867 ton per hektar per tahun dan kelapa 7.835 ton per hektar per tahun.hmsdf.(Info)
 


Sabtu, 23 Oktober 2021 - 05:56:06 WIB
Mantan Bupati Bengkalis Amril Mukminin Dieksekusi ke Rutan Pekanbaru

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 05:47:29 WIB
Usai Khutbah Jumat, Wabup Siak Husni Mirza Serahkan IMB Masjid Alfurqon Kwalian

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 05:45:03 WIB
Pantai Beting dan Hutan Mangrov Tanjung Layang Potensi Wisata Bahari Tersembunyi

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 05:42:39 WIB
Bupati Siak: RDTR Beri Kepastian Bagi Calon Investor di Kawasan Industri Tanjung Buton

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 05:39:53 WIB
Bupati Alfedri Sebut Penanganan Stunting Butuh Kerjasama Multipihak

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 05:37:45 WIB
Serahkan Zakat Secara Langsung, Wabup Husni Sampaikan 2 Pesan kepada Mustahik.

Selasa, 19 Oktober 2021 - 06:57:41 WIB
Beri Pelayanan Maksimal kepada Peserta JKN-KIS, RSUD Siak Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan

Selasa, 19 Oktober 2021 - 06:52:33 WIB
Wabup Siak Minta Pemanfaatan CSR Memperhatikan Prinsip Kelestarian Lingkungan

Selasa, 19 Oktober 2021 - 06:50:12 WIB
Bupati Alfedri Berharap dengan MTQ Dapat Menumbuhkan Manusia Qurani

Selasa, 19 Oktober 2021 - 06:46:28 WIB
Bupati Alfedri Temui Korban Kebakaran di Tualang dan Serahkan Santunan

 
HOME | UTAMA
PEMERINTAH KABUPATEN SIAK © 2013