Home
Menghindari Lobang, Mobil Bak Terbuka Muatan Drum Malah Terguling di Ruas Pekanbaru - Kuansing | Wakil Bupati Pelalawan Kembali Disiplinkan Seluruh Aparatur | Wabup Rohil Panen Perdana Daun Talas Beneng di Manggala Sakti | Haikal Hassan Angkat Bicara Soal Video Dirinya Diusir Saat Ceramah | Mantab, 1.500 Guru Bantu di Riau Jadi Peserta Program BPJS Ketenagakerjaan | Wakil Bupati Hadiri Peringatan Harlah ke-96 NU PCNU Kabupaten Siak
Selasa, 25 Januari 2022
/ Lifestyle / 06:53:07 / Sulit Hamil, Waspada Gangguan Kesuburan pada Pria /
Sulit Hamil, Waspada Gangguan Kesuburan pada Pria
Sabtu, 18 Desember 2021 - 06:53:07 WIB

RIAUTRUST.COM - Ketika pasangan suami istri tak kunjung mendapatkan kehamilan yang diinginkan, seringkali pihak perempuan yang disalahkan. Padahal, ada banyak faktor termasuk beragam gangguan kesuburan pada pria yang jarang diketahui.

Ketika berbicara soal infertilitas (kesuburan), ada banyak kesalahpahaman. Kombinasikan ini dengan norma-norma sosial di Indonesia yang sangat menekankan pada melahirkan anak, dan hasil akhirnya adalah perempuan selalu disalahkan atas ketidakmampuan mereka untuk hamil.

Namun, kenyataannya, menurut WHO, prevalensi infertilitas pada populasi umum adalah 15 hingga 20 persen, dan faktor infertilitas pria berkontribusi 20 hingga 40 persen pada angka ini. Lantas, apa saja yang perlu diketahui soal kesuburan pada pria? Berikut ulasannya oleh Konsultan Ginekolog & spesialis Infertilitas, Rumah Sakit Lilavati, Mumbai, Rumah Sakit D Y Patil, Rumah Sakit Navi Mumbai & Fortis, Dr Hrishikesh Pai, dikutip dari laman The Health Site, Jumat, 17 Desember 2021.

Apa itu infertilitas?

Infertilitas adalah penyakit pada sistem reproduksi yang didefinisikan oleh kegagalan untuk mencapai kehamilan klinis setelah 12 bulan atau lebih dari hubungan seksual teratur tanpa kondom Komite Internasional untuk Pemantauan Teknologi Reproduksi Berbantuan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Infertilitas pria

Ada banyak penyebab gangguan kesuburan pada pria, mulai dari kekurangan air mani, produksi sperma yang rendah, fungsi sperma yang tidak normal hingga penyumbatan atau penyumbatan pada saluran yang menghalangi pengiriman sperma. Penyumbatan tersebut dapat disebabkan oleh cedera atau infeksi pada saluran genital.

Namun, mungkin juga ada beberapa faktor eksternal yang berkontribusi terhadap ketidaksuburan: merokok, konsumsi alkohol berlebihan, pola makan yang buruk, kurang olahraga, obesitas, stres, paparan bahan kimia dan pestisida tertentu. Penyakit, cedera, masalah kesehatan kronis, pilihan gaya hidup dapat berkontribusi pada infertilitas pria.

Gejala yang harus diwaspadai

Ketika gejala muncul, umumnya terlihat bahwa pria enggan untuk menguji diri mereka sendiri karena kesalahpahaman atau rasa malu. Inilah sebabnya mengapa penting bagi pria dan perempuan untuk sama-sama sadar akan tubuh mereka.

Pria tidak boleh menghindar dari mencari pengobatan untuk masalah dengan fungsi seksual. Kesulitan ejakulasi atau volume kecil cairan ejakulasi, berkurangnya hasrat seksual atau kesulitan mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi) semuanya dapat berkontribusi pada infertilitas pria. Selain itu, kelainan seperti nyeri, bengkak atau benjolan di area testis juga harus diwaspadai.

Bagaimana mendiagnosis infertilitas pria?

Kabar baiknya adalah semakin cepat Anda mendekati spesialis dan menegakkan diagnosis, semakin cepat Anda dapat mengatasi masalah tersebut. Diagnosis dimulai dengan riwayat medis lengkap, pemeriksaan fisik, tes darah, tes hormon umum, dan analisis air mani.

Analisis air mani dapat menunjukkan tingkat produksi sperma dan motilitas sperma (apakah sperma berfungsi dengan baik dan bergerak). Terlepas dari hasilnya, bahkan jika tes air mani menunjukkan jumlah sperma yang rendah atau tidak ada sperma, ada berbagai pilihan pengobatan yang tersedia.

Tes lebih lanjut seperti USG transrektal, biopsi testis (untuk membidik penyebab infertilitas serta mengumpulkan sperma untuk digunakan dalam teknik reproduksi berbantuan), profil hormonal, analisis urin pasca ejakulasi untuk mendeteksi apakah sperma berjalan mundur ke kandung kemih dapat dinasihati. Salah satu kemajuan besar dalam teknologi yang telah membantu mendiagnosis infertilitas pria adalah tes fragmentasi DNA sperma. Tes ini dilakukan untuk menilai adanya masalah pada materi genetik sperma karena dapat mengetahui apakah ada kerusakan DNA pada sperma. Sperm Aneuploidy Test (SAT) adalah tes diagnostik untuk mempelajari latar belakang genetik atau penyebab infertilitas pria. Ini menunjukkan kelainan kromosom dalam sampel sperma.

VIVA.co.id


   
 
Tak Perlu Takut Pegang Jabatan Apapun, Kajari Minta ASN Kuansing Jaga Integritas Diri
Kamis, 20 Januari 2022 - 19:20

Minyak Goreng Murah Baru Berlaku untuk Ritel, Pasar Tradisional Pekan Depan
Rabu, 19 Januari 2022 - 20:19

Pemprov Riau Bakal Bangun Menara 12 Lantai dengan Skybridge
Rabu, 19 Januari 2022 - 20:16

Jaksa Minta Penyidik Lengkapi Berkas Kasus Cabul Anak Anggota DPRD Pekanbaru
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:58

Tiga Korban Kapal Tenggelam di Selat Morong Diinfokan Selamat, Nahkoda Dilaporkan Asyik Beli Rokok
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:51

Bawa Sabu 17 kg, Ribut Paidi Divonis Seumur Hidup di Dumai
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:48

Bupati Pelalawan Hadiri Launcing Tahun Kesehatian HKBP Distrik XXII Riau
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:42

Infonya Sering Transaksi Narkoba Jenis Sabu, Pria Ini Dikarengkeng Personil Satres Narkoba Polres Ro
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:38

Wardan Kembali Tegaskan Dr H Ferryandi Sebagai Calon Terbaik Golkar Untuk Bupati Inhil Mendatang
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:35

Dekan FISIP Tersangka Pelecehan Ditahan, Ini Langkah Unri Selanjutnya
Senin, 17 Januari 2022 - 22:13

LSM Tamperak Kuansing Terbentuk, Ingin Turut Serta Berantas Korupsi dan Mafia Tanah
Senin, 17 Januari 2022 - 22:07

Kapolres Pelalawan Silaturahmi Dengan Insan Pers Pelalawan
Senin, 17 Januari 2022 - 21:50

Wabup Siak Husni Merza Sebut, Program PTSL BPN Cegah Masalah Sengketa Lahan
Senin, 17 Januari 2022 - 21:46

KKSSI Rupat dan Bengkalis Telusuri Keberadaan Situs Makam Tua di Terkul Laut
Senin, 17 Januari 2022 - 21:44

Miris..!! Seorang Kepala Sekolah di Poso Mengalami Kriminalisasi
Senin, 17 Januari 2022 - 20:49

Legislator Minta Pemprov Perhatikan Jalan Provinsi di Rohil
Senin, 17 Januari 2022 - 06:15

Diduga Stres, Pengungsi Afghanistan di Pekanbaru Bunuh Diri
Senin, 17 Januari 2022 - 05:58

Tragis, Myanmar di Ambang Perang Saudara Brutal
Senin, 17 Januari 2022 - 05:55

Bupati Pelalawan Hadiri Acara Pisah Sambut Kapolres Pelalawan
Senin, 17 Januari 2022 - 05:38

Bupati Siak Buka Kejuaraan Grasstrack dan Motocross Tumang Championship
Senin, 17 Januari 2022 - 05:32

Jusuf Kalla: 11 dari 15 Konflik Besar di Indonesia Dipicu Ketidakadilan
Sabtu, 15 Januari 2022 - 08:09

Wan Husnul Sayangkan M Adil Berhentikan Honorer Anak Cucu Meranti Tapi Angkat 11 Tenaga Ahli
Sabtu, 15 Januari 2022 - 08:05

Dua Nelayan Hilang di Perairan Pulau Halang Rohil Usai Dua Hari Hilang Kontak
Sabtu, 15 Januari 2022 - 07:54

Bupati Siak dan Kapolda Riau Tinjau Vaksinasi Massal Anak 6-12 Tahun di Tualang
Sabtu, 15 Januari 2022 - 07:48

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com