Home
Mahasiswa PCR Sukses Membuat Motor Listrik ala Jap Style | PSPS Riau Ganti Kursi Stadion Utama, Diperkirakan Capai Rp289 Juta | Dirjen PHU Kemenag RI: Saat Ini Sedang Dilakukan Mitigasi Pelaksanaan Haji Tahun Depan | Iven Sumatera Cup Prix Harap Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Siak | Hadiri Milad ke - 4 KBRC Siak, Alfedri: Semoga Makin Kompak | Kelompok Islam: Identitas Muslim Kashmir Dirusak oleh Pemerintah India
Senin, 26 09 2022
/ Lifestyle / 06:53:07 / Sulit Hamil, Waspada Gangguan Kesuburan pada Pria /
Sulit Hamil, Waspada Gangguan Kesuburan pada Pria
Sabtu, 18 Desember 2021 - 06:53:07 WIB

TERKAIT:
   
 

RIAUTRUST.COM - Ketika pasangan suami istri tak kunjung mendapatkan kehamilan yang diinginkan, seringkali pihak perempuan yang disalahkan. Padahal, ada banyak faktor termasuk beragam gangguan kesuburan pada pria yang jarang diketahui.

Ketika berbicara soal infertilitas (kesuburan), ada banyak kesalahpahaman. Kombinasikan ini dengan norma-norma sosial di Indonesia yang sangat menekankan pada melahirkan anak, dan hasil akhirnya adalah perempuan selalu disalahkan atas ketidakmampuan mereka untuk hamil.

Namun, kenyataannya, menurut WHO, prevalensi infertilitas pada populasi umum adalah 15 hingga 20 persen, dan faktor infertilitas pria berkontribusi 20 hingga 40 persen pada angka ini. Lantas, apa saja yang perlu diketahui soal kesuburan pada pria? Berikut ulasannya oleh Konsultan Ginekolog & spesialis Infertilitas, Rumah Sakit Lilavati, Mumbai, Rumah Sakit D Y Patil, Rumah Sakit Navi Mumbai & Fortis, Dr Hrishikesh Pai, dikutip dari laman The Health Site, Jumat, 17 Desember 2021.

Apa itu infertilitas?

Infertilitas adalah penyakit pada sistem reproduksi yang didefinisikan oleh kegagalan untuk mencapai kehamilan klinis setelah 12 bulan atau lebih dari hubungan seksual teratur tanpa kondom Komite Internasional untuk Pemantauan Teknologi Reproduksi Berbantuan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Infertilitas pria

Ada banyak penyebab gangguan kesuburan pada pria, mulai dari kekurangan air mani, produksi sperma yang rendah, fungsi sperma yang tidak normal hingga penyumbatan atau penyumbatan pada saluran yang menghalangi pengiriman sperma. Penyumbatan tersebut dapat disebabkan oleh cedera atau infeksi pada saluran genital.

Namun, mungkin juga ada beberapa faktor eksternal yang berkontribusi terhadap ketidaksuburan: merokok, konsumsi alkohol berlebihan, pola makan yang buruk, kurang olahraga, obesitas, stres, paparan bahan kimia dan pestisida tertentu. Penyakit, cedera, masalah kesehatan kronis, pilihan gaya hidup dapat berkontribusi pada infertilitas pria.

Gejala yang harus diwaspadai

Ketika gejala muncul, umumnya terlihat bahwa pria enggan untuk menguji diri mereka sendiri karena kesalahpahaman atau rasa malu. Inilah sebabnya mengapa penting bagi pria dan perempuan untuk sama-sama sadar akan tubuh mereka.

Pria tidak boleh menghindar dari mencari pengobatan untuk masalah dengan fungsi seksual. Kesulitan ejakulasi atau volume kecil cairan ejakulasi, berkurangnya hasrat seksual atau kesulitan mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi) semuanya dapat berkontribusi pada infertilitas pria. Selain itu, kelainan seperti nyeri, bengkak atau benjolan di area testis juga harus diwaspadai.

Bagaimana mendiagnosis infertilitas pria?

Kabar baiknya adalah semakin cepat Anda mendekati spesialis dan menegakkan diagnosis, semakin cepat Anda dapat mengatasi masalah tersebut. Diagnosis dimulai dengan riwayat medis lengkap, pemeriksaan fisik, tes darah, tes hormon umum, dan analisis air mani.

Analisis air mani dapat menunjukkan tingkat produksi sperma dan motilitas sperma (apakah sperma berfungsi dengan baik dan bergerak). Terlepas dari hasilnya, bahkan jika tes air mani menunjukkan jumlah sperma yang rendah atau tidak ada sperma, ada berbagai pilihan pengobatan yang tersedia.

Tes lebih lanjut seperti USG transrektal, biopsi testis (untuk membidik penyebab infertilitas serta mengumpulkan sperma untuk digunakan dalam teknik reproduksi berbantuan), profil hormonal, analisis urin pasca ejakulasi untuk mendeteksi apakah sperma berjalan mundur ke kandung kemih dapat dinasihati. Salah satu kemajuan besar dalam teknologi yang telah membantu mendiagnosis infertilitas pria adalah tes fragmentasi DNA sperma. Tes ini dilakukan untuk menilai adanya masalah pada materi genetik sperma karena dapat mengetahui apakah ada kerusakan DNA pada sperma. Sperm Aneuploidy Test (SAT) adalah tes diagnostik untuk mempelajari latar belakang genetik atau penyebab infertilitas pria. Ini menunjukkan kelainan kromosom dalam sampel sperma.

VIVA.co.id


   
Buka Sosialisasi P4GN Bupati Alfedri Terus Ingatkan Pelajar Bahaya Narkoba
Sabtu, 24 September 2022 - 09:45

Setiap Jum'at Bujang Kampung Mampu Tangani 500 Pengurusan
Sabtu, 24 September 2022 - 09:41

Gubernur BEM Fisip Unri Dituding Lakukan Pelecehan Seksual
Sabtu, 24 September 2022 - 09:36

Rocky Gerung Duga Anies Bakal Sering Dipanggil KPK Jelang Pilpres
Sabtu, 24 September 2022 - 09:31

Pengusaha Kecil Paling Menderita Usai Suku Bunga BI Naik
Sabtu, 24 September 2022 - 09:29

Kasus Stunting di Kampar Melonjak ke Angka 1.300 Anak
Sabtu, 24 September 2022 - 09:23

Marak Kekerasan Seksual Dalam Keluarga, Pakar: Ketidakharmonisan Keluarga Jadi Faktor Utama
Sabtu, 24 September 2022 - 09:20

Solusi Kelangkaan, Nelayan Rupat Diberi Akses Beli Biosolar ke SPBU Leguler
Sabtu, 24 September 2022 - 09:17

3 Tanda Orang Lelah Secara Mental, Kamu Perlu Menyadarinya!
Sabtu, 24 September 2022 - 08:58

PPWI Riau Gelar Wirid dan Bagikan Surat Yasin kepada Ibu-ibu
Jumat, 23 September 2022 - 19:37

Kapolres AKBP Pangucap Peletakan Batu Pertama Musholla Ar-Rohani Serta Peresmian Pendopo BBM
Jumat, 23 September 2022 - 13:07

Wakil Bupati Siak Husni Merza terima kunjungan FORPIMAWA
Jumat, 23 September 2022 - 09:10

Bupati Alfedri Terima Penghargaan WTP 10 Kali Berturut-turut Dari Menkeu
Jumat, 23 September 2022 - 07:26

Akademisi Sarankan Pemerintah Dapat Gunakan PE dan BK untuk Kendalikan Ekspor CPO
Jumat, 23 September 2022 - 06:10

KPK Tetapkan 10 Tersangka Suap, Termasuk Hakim Agung
Jumat, 23 September 2022 - 06:05

Harga CPO Semakin Kompetitif di Riau
Jumat, 23 September 2022 - 05:58

Tega, Ayah di Inhu Cabuli Anak Kandung Berulang Kali
Jumat, 23 September 2022 - 05:52

Tok! DPRD Riau Restui KUA-PPAS Perubahan APBD Riau 2022
Jumat, 23 September 2022 - 05:46

Suporter Rusuh! Dispora Minta Manajemen PSPS Riau Bertanggungjawab
Jumat, 23 September 2022 - 05:44

Power of Emak-emak di Riau, Selamat Setelah Duel dengan Buaya
Jumat, 23 September 2022 - 05:38

Ingat, OJK Sebut Pinjol Hanya Boleh Minta Akses Camilan
Jumat, 23 September 2022 - 05:34

Ratusan Nelayan di Dumai Kekurangan Stok BBM Subsidi, DKP Riau Kirim Surat ke Pusat
Rabu, 21 September 2022 - 20:15

Pembangunan Jalan Sungai Jering-Kari Kuansing akan Tuntas Tahun 2023
Rabu, 21 September 2022 - 20:10

Ingin Beli Rumah untuk Investasi? Pahami Dulu Hal Penting Berikut Ini
Rabu, 21 September 2022 - 20:07

Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com