Breaking News
Tol Pekanbaru-Dumai Belum Terapkan Tarif Baru, Ini Alasannya | Pascalongsor, Pemprov Riau Mulai Pasang Jembatan Bailey di Ruas Jalan Lintas di Rohul | Disdik Riau Buka Gelombang Kedua Seleksi Guru SMAN Plus Riau | Pemprov Riau Hadiri Pengucapan Sumpah PAW Anggota DPRD | Meriahkan Malam Ramadan, Dewan Kesenian Siak Taja Festival Lampu Colok | Bupati Siak Buka Pelaksanaan MTQ ke - XXIV Tingkat Kecamatan Siak Tahun 2024 Senin, 4 Maret 2024

 
Jumlah Ikan yang Mati di Waduk PLTA Koto Panjang 150 Ton, Nilai Kerugian Diperkirakan Rp4,2 M
Kamis, 02-02-2023 - 19:54:46 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Riau mendapat laporan ratusan ikan kerambah jaring apung di waduk PLTA Koto Panjang Kabupaten Kampar mati.

Petambak ikan mas di PLTA Koto Panjang Kampar, Riau harus merugi. Kondisi ini lantaran ribuan ikan siap panen mati mendadak akibat terserang penyakit.

"Iya, kita sudah mendapat laporan dari Pj Bupati Kampar terkait adanya ikan mati di waduk PLTA Koto Panjang, Kampar," kata Kepala DKP Provinsi Riau, Herman Mahmud, Kamis (2/2/2023).

Berdasarkan laporan yang pihaknya terima, lanjut Herman, kerugian kerambah jaring apung di waduk PLTA Koto Panjang, Kampar diperkirakan mencapai Rp4,2 miliar.

"Karena kematian ikan lebih kurang 15 ton perhari. Sementara kematian ikan sudah berlangsung selama 10 hari. Jadi hampir 70 persen kerambah jaring apung terdampak kematian. Kalau 1 Kg ikan mas harganya Rp28.000 per Kg. Kemudian satu hari 15 ton dikalikan selama 10 hari berarti 150 ton. Maka kerugian diperkirakan mencapai Rp4,2 miliar," terangnya.

Dengan kejadian itu, sebut Herman, pihaknya telah menurunkan tim untuk mengambil sampel kematian ratusan ton ikan di kerambah jaring apung waduk PLTA Koto Panjang.

"Sampel sudah kita periksa di Labor Balai Karantina, kemungkinan hasilnya besok sudah diketahui penyebab kematian ikan di kerambah jaring apung waduk PLTA Koto Panjang," ujarnya

Namun, pihaknya menduga, kematian ratusan ton ikan itu disebabkan padat tebar ikan terlalu tinggi.

"Itu asumsi awal kita diduga karena itu. Kemudian karena banyaknya pakan-pakan di bawah yang menjadi amoniak," pungkasnya.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Bupati Kampar, Kamsol menyebut hasil pemeriksaan labor ikan-ikan milik petambak diduga kuat mati akibat penyakit aeromonas. Di mana ikan mati dengan kondisi mudah terluka hingga pecah-pecah.

"Kena penyakit aeromonas. Itu semua di media keramba jaring apung PLTA, tetapi hanya ikan mas saja," kata mantan Kadis Pendidikan Riau tersebut.

(Mc-Riau)




 
Berita Lainnya :
  • Tol Pekanbaru-Dumai Belum Terapkan Tarif Baru, Ini Alasannya
  • Pascalongsor, Pemprov Riau Mulai Pasang Jembatan Bailey di Ruas Jalan Lintas di Rohul
  • Disdik Riau Buka Gelombang Kedua Seleksi Guru SMAN Plus Riau
  • Pemprov Riau Hadiri Pengucapan Sumpah PAW Anggota DPRD
  • Meriahkan Malam Ramadan, Dewan Kesenian Siak Taja Festival Lampu Colok
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Tol Pekanbaru-Dumai Belum Terapkan Tarif Baru, Ini Alasannya
    #2 Pascalongsor, Pemprov Riau Mulai Pasang Jembatan Bailey di Ruas Jalan Lintas di Rohul
    #3 Disdik Riau Buka Gelombang Kedua Seleksi Guru SMAN Plus Riau
    #4 Pemprov Riau Hadiri Pengucapan Sumpah PAW Anggota DPRD
    #5 Meriahkan Malam Ramadan, Dewan Kesenian Siak Taja Festival Lampu Colok
    #6 Bupati Siak Buka Pelaksanaan MTQ ke - XXIV Tingkat Kecamatan Siak Tahun 2024
    #7 Bupati Siak Buka Pelaksanaan MTQ ke - XXIV Tingkat Kecamatan Siak Tahun 2024
    #8 Bupati Siak Buka Pelaksanaan MTQ ke - XXIV Tingkat Kecamatan Siak Tahun 2024
    #9 Apa Jadinya Jika Muslim tidak Sholat Jumat Tiga Kali Berturut-turut?
    #10 Amerika Desak Israel Izinkan Umat Islam Ibadah di Al-Aqsa Selama Ramadan
     

    Riautrust.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

    free html hit counter
     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Riau Region
    + Politik
    + Ekbis
    + Metropolitan
    + Peristiwa
    + Nasional
    + Sport
    + SainsTech
    + Showbiz
    + Mozaik
    + Lifestyle
    + Internasional
    + Indeks
     
     

    Alamat Redaksi/Pemasangan iklan:

     
    Komplek Beringin Indah
    Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau
    (0761)63515 - 0812-76-47104

    iklan_riautrust@yahoo.com
    redaksi_riautrust@yahoo.com
    www.riautrust.com
     
    Copyright © 2023 riautrust.com, all rights reserved